Breaking News:

Pasutri di Lumajang Dicangkul Kepalanya Oleh Orang Tak Dikenal Saat Tertidur Di Depan TV

Sepasang suami-istri menjadi di Dusun Karangrejo RT 02 RW 06, Desa Dorogowok Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menjadi korban pembacokan

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Yoni Iskandar
tony hermawan/Tribunjatim
Rumah korban penganiayaan dengan cangkul di Lumajang Jawa Timur 

 TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Sepasang suami-istri menjadi di Dusun Karangrejo RT 02 RW 06, Desa Dorogowok Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menjadi korban pembacokan.

Keduanya adalah Pandi dan istrinya, Juminah. Buadi adik kandung Juminah mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 20.00 WIB.

"Waktu nonton tv keduanya Pandi dan istrinya, Juminah) ketiduran. Terus ada yang macul bagian kepala depan," kata Buadi, Rabu (7/10/2020).

Kata Buadi, pelaku penganiayaan berjumlah satu orang. Dan saat melakukan aksi memakai penutup kepala.

"Saya sempat tanya pas Pak Pandi sebelum dibawa ke rumah sakit saya tanya bilang gitu," ucapnya.

Akibat pembacokan itu, saat ini Pandi dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sementara Juminah dibawa ke Rumah Sakit Umum Haryoto.

Dalam 19 Jam, Komplotan Pembobol Brankas di Madiun Ditangkap di Jombang

Pilwali Surabaya 2020 ,Seru! Saat Dua Calon Wali Kota Bicara Masa Depan Dolly

Penyakit Ayah Lesty Kejora Sudah Menjalar, Lamaran Rizky Billar juga Disinggung: Mau Besok Silahkan

Masih sadar semua tapi Bu Juminah lukanya parah," ujarnya.

Buadi adik kandung Juminah mengatakan, ketika pelaku mencoba menghabisi adik kandung dan saudara iparnya menggunakan cangkul milik korban.

"Iya tersangka pake cangkul yang biasa buat nyangkul kotoran sapi dan biasa disimpan di kandang," kata Buadi, Rabu (7/10/2020).

Kata Buadi, saat saudara kandung dan kakak iparnya diteror orang tak dikenal rumah dalam keadaan sepi.

"Iya lihat tv berdua terus ketiduran gitu," ucapnya kepada TribunJatim.com.

Bahkan Buadi mengetahui kakak kandung dan adik iparnya menjadi korban penganiayaan setelah diberitahu oleh kepala desa setempat.

"Saya pas itu mancing. Terus pak kepala desa telfon ngomong pakai bahasa Madura ya, kakakmu dipacul orang," jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya akibat penganiayaan ini kedua korban mengalami luka serius di bagian kepala.

Sementara itu, hingga berita ini polisi belum memberikan keterangan resmi terkait motif penganiayaan tersebut. (Tony/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved