Pilkada Kota Pasuruan
Disambangi Gus Ipul, Perajin Logam Keluhkan Tidak Hadirnya Pemerintah Saat Kondisi Sulit
Cawali Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) disambati para perajin logam yang ada di wilayah Mayangan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Calon Wali kota (Cawali) Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) disambati para perajin logam yang ada di wilayah Mayangan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.
Mantan Wakil Gubernur Jawa Tmur yang maju di Pilkada Kota Pasuruan dismabati parajin soal tidak hadirnya pemerintah saat kondisi sulit yang dialami perajin logam.
Derasnya gelombang pertarungan industri logam membuat sejumlah perajin gulung tikar.
Mereka memiliki harapan besar kepada Gus Ipul ketika nanti terpilih dan memimpin Kota Pasuruan.
Perajin menitipkan empat pesan kepada Gus Ipul yang menjadi persoalan perajin selama ini.
"Kami tidak ingin di PHP oleh pemerintah," kata Ach Nuhan, Ketua Forum Peduli Industri Logam Pasuruan (Forpilop) saat berdialog dengan Cawali Gus Ipul, Jumat (9/10/2020).
Empat pesan yang dititipkan ke Gus Ipul diantaranya adalah mengembalikan fungsi UPT Logam sebagaimana riwayat awal yang memang diperuntukkan untuk IKM Logam industri di Kota Pasuruan.
• Selain Surati Presiden, Gubernur Khofifah Fasilitasi Buruh Dialog dengan Menkopolhukam
• 129 Pengunjuk Rasa Yang Ditahan di Mapolreta Malang Kota Dilakukan Rapid Test, Ini Hasilnya
• Jadwal Pencairan BLT UMKM 2,4 Juta Tahap 2, Ada 3 Juta Penerima, Login jaga.go.id Bila Ada Keluhan
Kedua, melanjutkan kembali program pembangunan gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang bermasalah dan kini mangkrak. Ini demi kemajuan UMKM di Kota Pasuruan
Ketiga, meminta agar pemerintah daerah segera mewujudkan pembangunan daerah kawasan industri logam yang representatif dan berdaya guna.
Terakhir, memberikan kemudahan dalam regulasi baik dalam perizinan maupun pembinaan multi guna serta bertukar ilmu dengan daerah lain yang lebih maju.
"Keempat usulan ini yang menjadi persoalan selama ini, dan tidak terselesaikan karena pemerintah tidak mau mencampuri sekaligus turun tangan untuk menyelesaikan," jelas dia.
Dia menganggap, kondisi perajin logam sekarang ini seperti hidup segan mati pun tak mau. Artinya, kondisinya sudah sangat sulit.
"Dan kami berharap, Gus Ipul - Mas Adi ini bisa membawa perubahan untuk Kota Pasuruan termasuk untuk kemajuan industri logam yang sudah mau tenggelam ini," papar Nuhan kepada TribunJatim.com.
Terpisah, Gus Ipul mengaku sengaja datang ke perajin logam untuk mengetahui masalah yang dihadapi di tengah lesunya pasar logam pasuruan.
"Saya kira, pemerintah butuh masukan yang jelas terkait kebutuhan para perajin logam," kata Gus Ipul kepada TribunJatim.com.