Pilkada Kabupaten Malang
Menerka Modal yang Dibutuhkan Sam HC-Gunadi Handoko untuk Mengarungi Pilkada Malang 2020
Tim Malang Jejeg masih belum bisa menyampaikan total dana kampanye yang dibutuhkan untuk Heri Cahyono dan Gunadi Handoko di Pilkada Malang 2020.
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Tim Malang Jejeg masih belum bisa menyampaikan total dana kampanye yang dibutuhkan untuk pasangan Heri Cahyono dan Gunadi Handoko di Pilkada Malang 2020.
Dana tersebut diketahui masih dalam penghitungan.
"Dana kampanye masih set up (perhitungan). Kami belum bisa memberikan keterangan," ujar Ketua Tim Kerja Malang Jejeg, Soetopo Dewangga ketika dikonfirmasi pada Selasa (13/10/2020).
Meski belum bisa menjelaskan secara gamblang, Soetopo Dewangga mengkiaskan dana yang sudah terkantongi cukup untuk menjalani kampanye.
"Sebagaimana regulasi KPU itu dana bantuan maksimal sampai Rp 75 miliar," tutur pria yang indentik mengenakan udeng di kepala itu.
Baca juga: Jalan Tembus Toyomerto ke Jalibar Kota Batu Direncanakan Mulai Dibangun pada 2021
Baca juga: Gubernur Jatim Khofifah Minta Kasek dan Wali Murid Awasi Pelajar Agar Tak Ikut Aksi Anarkis
Soetopo Dewangga menegaskan, tim Malang Jejeg akan bertindak profesional dalam transparansi dana kampanye.
"Pasti kami akan transparan," tegasnya.
Bahkan, tim Malang Jejeg bersedia menyampaikan nominal dana kampanye itu kepada publik.
"Ya, kami akan menyampaikan ke masyarakat. Supaya tidak ada dusta di antara kita. Sudah suatu kewajiban kami untuk menyampaikan itu," beber pria yang akrab disapa Topo ini.
Baca juga: Calon Bupati Malang Lathifah Shohib Ingin Lanjutkan Tren Positif Pemimpin Perempuan di Jawa Timur
Baca juga: Tim Kampanye Malang Makmur Sebut Elektabilitas Sanusi-Didik Gatot Subroto Sedang Tinggi-tingginya
Heri Cahyono alias Sam HC diketahui sebagai pengusaha sukses asal Kasembon.
Menanggapi hal tersebut, Topo menegaskan, latar belakang Sam HC sebagai pengusaha, tak ada hubungannya dengan keputusan melangkah dalam kompetisi politik.
"Tidak ada hubungan HC pengusaha atau tidak. Jadi lebih pada sosok HC (Heri Cahyono) tentang integritas dan kapabilitas. Kebetulan dia pengusaha, menurut saya tidak semua pengusaha punya integritas dan kapabilitas itu," tutup Topo.
Editor: Dwi Prastika
Baca juga: Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN, Dispora Kabupaten Malang Belum Bisa Panggil Stafnya Karena Sakit
Baca juga: Ditetapkan sebagai Paslon, Sam HC-Gunadi Handoko Resmi Tantang SanDi dan Ladub di Pilkada Malang