Breaking News:

Ribuan Guru Non-PNS di Surabaya Bakal Dapat Insentif Sampai Rp 1 Juta Tiap Bulan, Lihat Rinciannya

Guru non PNS di Surabaya bakal mendapat tunjangan atau insentif setiap bulan. Ini berlaku untuk semua jenjang, dari mulai TK hingga SMP

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo, Rabu (9/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Guru non PNS di Surabaya bakal mendapat tunjangan atau insentif setiap bulan. Ini berlaku untuk semua jenjang, dari mulai TK hingga SMP di kota pahlawan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo merinci, untuk guru non PNS jenjang SD - SMP mendapatkan Rp 1 juta perbulan.

"Guru (non PNS jenjang SD SMP) yang mendapatkan insentif tersebut jumlahnya 2.700 orang," kata Supomo.

Sementara untuk para tenaga pengajar di TK (Taman Kanak-kanak), KB (Kelompok Bermain), TPA (Taman Penitipan Anak), hingga PPT (Pos Paud Terpadu) mendapat insentif Rp 400 ribu per orang setiap bulan.

Insentif tersebut diberikan kepada TK yang menurut penilaian Pemkot lebih mengedepankan nilai-nilai sosial.

Baca juga: Anggaran Pendidikan Lebih 22 Persen dari APBD Gresik, Insentif Guru di Sekolah dan Diniyah Juga Naik

"Artinya, TK yang gurunya mendapatkan insentif itu di dalam pelaksanaan pembelajarannya tidak menarik biaya ke anak didik," ungkapnya.

Sedangkan untuk TK yang menetapkan pembayaran kepada peserta didik, Pemkot mengambil kebijakan dengan memberikan insentif yang lebih rendah, yaitu Rp 250 per bulan.

Menurut Supomo, nampak memang seperti ada perbedaan nilai insentif.

Namun Supomo menerangkan, jika dilihat dari esensinya, sebenarnya tidak ada perbedaan. Sebab, di lembaga pendidikan, para guru-guru juga mendapatkan gaji atau honor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved