Plafon Berbahan Daun Sirih Belanda dan Cangkang Kijing Inovasi Pelajar Lamongan

Dua pelajar SMA Negeri 1 Lamongan, Kayyisa Addaba Albab dan Ilham Jamalluddin Najid menemukan inovasi plafon penahan sejuk yang mampu menyerap panas.

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
surya/Hanif Manshuri
Duapelajar SMA Negeri 1 Lamongan, Kayyisa Addaba Albab dan Ilham Jamalluddin Najid menunjukkan proses pembuatan dan mempresentasikan plafon temuannya. 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Dua pelajar SMA Negeri 1 Lamongan, Kayyisa Addaba Albab dan Ilham Jamalluddin Najid menemukan inovasi plafon penahan sejuk yang mampu menyerap panas.

Temuannya itu berbahan Kijing dan Sirih Belanda ini diramu menjadi plafon yang mampu menjawab kebutuhan plafon super sejuk.

"Semuanya berawal ketika kami berada di ruangan kelas waktu saat jam kosong dan hawanya sangat panas. Padahal ruangan tersebut, sudah dilengkapi dengan AC dan juga sudah tertutup dengan plafon," kata Kayyisa Addaba Albab saat berbincang dengan wartawan.

Kombinasi unik inovasi kedua pelajar Lamongan perpaduan berbahan sirih Belanda dengan cangkang Kijing (Bahasa Jawa, sejenis kerang sungai) menjadi bahan dasar ramah lingkungan, yaitu plafon yang tetap sejuk meski cuaca sedang panas.

Kayyisa, dan teman sekolahnya sama - sama belajar di ruangan ber AC mencoba mencari tahu penyebab masih munculnya suhu panas di ruang kelasnya. Padahal ruang kelas sudah dilengkapi AC dan juga sudah tertutup dengan plafon. Saat itu, kata Kayyisa, semua teman-temannya menyalakan Handphone. Dari situlah akhirnya, ia mencari penyebabnya bisa sampai panas padahal sudah ada pendingin ruangan di kelas mereka.

Baca juga: Betrand Peto Ditegur Ruben Onsu dan Sarwendah, Berani Sembunyikan Rahasia Jordi, Onyo: Mau Bilang

Baca juga: Presiden UFC Tercengang Lihat Teknik Kuncian Khabib Nurmagomedov Saat Tumbangkan Gaethje: Oh My God!

 

"Dari situlah, kami melakukan penelitian dan ternyata panas yang ada di ruangan ini karena adanya radiasi pada handphone, dimana radiasi tersebut naik ke atas dan terkena plafon dimana plafon tak bisa menerima radiasi tersebut sehingga menimbulkan rasa panas meskipun sudah ada pendingin," ungkapnya kepada TribunJatim.com.

Dari peristiwa ini, lanjut Kayyisa, ia bersama Ilham kemudian meneliti bahan apa yang bisa untuk menyerap panas termasuk meminimalisir panas radiasi.

Penelusuran mereka menemukan Sirih Belanda dan Kijing. Daun sirih Belanda mampu meredam radiasi dan cangkang kijing mengadung CaCO2 karbon monoksida pada malam hari bisa menghasilkan panas sedangkan pagi hari bisa menyerap panas.

"Ya jadilah 2 bahan ini menjadi plafon ramah lingkungan saat dicek menggunakan alat pengukur suhu, " katanya kepada TribunJatim.com.

Setelah dilakukan uji coba mengunkan alat radiasi SFC-CG1, ternyata peredam radiasinya cukup besar dibanding plafon di toko. Selain mampu meredam radiasi, lanjut Kayyisa, dari hasil pengujian diketahui kalau plafon temuannya mampu menahan rembesan air yang sangat kuat.

Tanaman daun Sirih Belanda banyak dijumpai berada di depan rumah sebagai tanaman hias, sedangkan cangkang kijing, tentunya banyak orang tak menghiraukannya dan hanya terbuang begitu saja.

Ternyata, ungkap Kayyisa kedua bahan tersebut telah banyak manfaatnya setelah dipadukan serta digunakan bahan dasar.
Bagaimana proses pembuatannya ?

Untuk membuat sebuah plafon dengan panjang 30 cm dan lebar 30 cm serta ketebalan 0,8 cm, dibutuhkan bahan berupa daun sirih Belanda sebanyak 400 gram dan cangkang kijing sebanyak 500 gram serta semen putih sebanyak 200 gram. Semua bahan ini, setelah sebelumnya cangkang Kijing dihaluskan, dicampur menjadi satu untuk kemudian diletakkan pada tatakan alat cetak.

"Darari bahan tersebut sudah pas dan tak ada kekurangan saat dilakukan pengecekan sebanyak 3 kali dengan beberapa alat," ungkapnya kepada TribunJatim.com.

Berkat inovasi dan ide kreatif 2 pelajar SMAN 1 Lamongan ini, mereka berdua juga menang dalam kejuaraan di Malaysia. Kayyisa Addaba Albab dan Ilham Jamalluddin Najid berhasil menyabet juara 2 WICE 2020 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved