Breaking News:

Penanganan Covid

Tim Swab Hunter Bersiaga di Tempat Wisata Surabaya, Jaring Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19

Tim Swab Hunter di Surabaya meningkatkan intensitas pengawasan selama libur panjang dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Petugas Swab Hunter saat melakukan pemantauan di sejumlah tempat wisata di Surabaya, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim Swab Hunter di Surabaya meningkatkan intensitas pengawasan selama libur panjang dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW.

Mereka disiagakan di berbagai lokasi wisata dan ruang publik di Kota Pahlawan untuk melakukan pengawasan terhadap protokol kesehatan pencegahan virus Corona ( Covid-19 ).

"Selama cuti bersama, pemkot melakukan pengawasan protokol kesehatan di lokasi-lokasi wisata," kata Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto, Jumat (30/10/2020).

Jika ada yang kedapatan melanggar, langsung dilakukan tes swab oleh petugas.

Jika terjaring saat pagi hari, pelaksanaan tes swab dilaksanakan di Puskesmas terdekat hingga pukul 13.00 WIB.

Baca juga: KBS Ramai, Diprediksi Akan Ada 10 Ribu Pengunjung Selama Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad

Baca juga: Bangun Tidur Karena Dengar Suara Langkah, Pria Surabaya Kaget Ponselnya Raib, Langsung Teriak Maling

Sedangkan jika terjaring di malam hari, tes swab akan dilakukan di lima lokasi yang telah ditentukan.

Yaitu, Gelanggang Remaja Surabaya, Park and Ride Jalan Mayjend Sungkono, eks Kantor Kejari Jalan Kasuari, Park and Ride Jalan Arif Rahman Hakim, dan halaman Kantor Kecamatan Tandes.

Eddy Christijanto mengatakan, Tim Swab Hunter bergerak siang dan malam. Dari pagi hingga sore, dilakukan oleh jajaran kecamatan bersama OPD terkait. Sementara dari sore hingga malam, dilakukan oleh petugas Satpol PP, BPB Linmas, dan Dishub Surabaya.

Baca juga: Penggagas Surabaya Berenerji Ubah Hambatan Jadi Pacuan, Terinspirasi Para Korban Pandemi Covid-19

Baca juga: 2 Warga Lumajang Blak-blakan Cerita Pengalaman Terpapar Covid-19, Tak Panik Jadi Kunci Sembuh

Eddy Christijanto mengatakan, mereka sudah bergerak sejak hari pertama. Misalnya pemantauan dilakukan di Kebun Binatang Surabaya ( KBS ), Mangrove Wonorejo dan Medokan Ayu, kawasan Pantai Kenjeran, Jembatan Suroboyo, Taman Suroboyo hingga di bawah kaki Jembatan Suramadu. Selain itu juga melakukan pengawasan di taman.

Hingga dua hari terakhir, diungkapkan jika situasinya masih cukup terkendali. Meskipun sudah ada beberapa pelanggar, di antaranya tak pakai masker.

"Belum menemukan kejadian-kejadian menonjol," ungkapnya. 

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved