Breaking News:

Bupati Nganjuk Gerilya di Kementerian untuk Kepastian Anggaran Proyek Strategis Nasional

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat bergerilya di kementerian untuk kepastian anggaran proyek strategis nasional.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Langkah gerilya di sejumlah kementerian menjadi pilihan Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat, untuk memaksimalkan pembangunan lima proyek strategis nasional di Kabupaten Nganjuk.

Ini setelah di tengah pandemi Covid-19 (virus Corona) sekarang banyak anggaran pembangunan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia (APBN) yang ditunda pengalokasiannya.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, kegiatan yang sering dilakukan dengan berkoordinasi di sejumlah kementerian secara langsung di Jakarta tersebut dirasa lebih efektif untuk mengetahui perkembangan anggaran proyek strategis nasional di Kabupaten Nganjuk.

Karena bagaimanapun, dengan mengetahui dan mendengar secara langsung perkembangan pembiayaan proyek strategis nasional dari kementerian bisa menjadi dasar dari langkah yang bakal dilakukan oleh Pemkab Nganjuk.

"Makanya, kami sering ke Jakarta untuk kepentingan proyek strategis nasional itu sekalian melakukan loby agar penganggarannya bisa seperti yang diharapkan," kata Novi Rahman Hidhayat, Minggu (29/11/2020).

Baca juga: Pemkab Nganjuk Siapkan Holding BUMD Kelola Proyek Strategis Nasional, Januari 2021 Bakal Beroperasi

Dijelaskan Novi Rahman Hidhayat, adanya pandemi Covid-19 sekarang ini secara tidak langsung berpengaruh pada pembiayaan pembangunan proyek strategis nasional dari APBN di Kabupaten Nganjuk yang nilai total mencapai sekitar Rp 14 triliun.

Kondisi tersebut bukan hanya menimpa proyek strategis nasional di Kabupaten Nganjuk, melainkan juga dialami oleh proyek strategis nasional di wilayah lain. Namun demikian, upaya untuk bisa memaksimalkan pembiayaan proyek strategis nasional di Kabupaten Nganjuk akan terus dilakukan.

"Daya upaya segera mewujudkan proyek strategis nasional itu harus terus kami lakukan, karena ini penting menyangkut perkembangan Kabupaten Nganjuk menjadi lebih baik nantinya," ucap Novi Rahman Hidhayat.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19 di Nganjuk, Tim Satgas Ingatkan Pedagang Pasar Patuh Protokol Kesehatan

Memang, diakui Novi Rahman Hidhayat, sekarang ini kondisi anggaran pemerintah cukup terbatas. Akan tetapi, bukan berarti dengan kondisi tersebut jalannya roda pembangunan berhenti. Roda pembangunan tersebut akan terus dijalankan meski ada skala prioritas berdasar kebutuhan dan kepentingan besar untuk rakyat.

Maka dari itu, tambah Novi Rahman Hidhayat, dari kelima proyek strategis nasional di Kabupaten Nganjuk yang dimungkinkan untuk untuk tetap didorong, yakni proyek strategis nasional Bendungan Semantok yang memang pembangunanya sudah berjalan, dan Kawasan Industri Nganjuk.

Baca juga: Pemkab Nganjuk Mulai Sosialisasi Aplikasi e-Kinerja untuk TPP ASN Tahun 2021

Sedangkan tiga proyek strategis nasional lainya seperti pembangunan Bendungan Margopatut di Sawahan, proyek Selingkar Wilis Selatan, dan pembangunan Jalan Tol Nganjuk-Kediri masih berjalan dengan tahapan-tahapan.

"Tapi kami optimistis seluruh proyek strategis nasional di Kabupaten Nganjuk akan selesai dikerjakan dengan pembiayaan dari APBN," tutur Novi Rahman Hidhayat.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved