Breaking News:

Pemkot Madiun Daftarkan BPJS Kuli Angkut hingga Tukang Tambal Ban: Satu-satunya di Indonesia

Pemerintah Kota Madiun jadi satu-satunya pemberi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi pekerja rentan. Diapresiasi BPJS Ketenagakerjaan.

ISTIMEWA/Kominfo Kota Madiun
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto dan Wali Kota Madiun, bersama peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pemerintah Kota Madiun menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang memberikan perlindungan program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi pekerja rentan

Yang dimaksud bukanlah pekerja penerima upah, melainkan para pelaku UMKM, kuli angkut, tukang tambal ban, buruh tani, tukang gali sumur, hingga pedagang kaki lima.

Para pekerja tersebut didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga: Cerita Pemain Persebaya Oktafianus Fernando dan Koko Ari Beri Coaching Clinic Siswa SSB: Harus Sabar

Baca juga: Desainer Olivia Yuwono Rilis White Christmas, Meriahkan Natal 2020 dengan Busana Cantik Si Kecil

Hal itu disampaikan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, saat membuka Rapat Tim Koordinasi Pelaksanaan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Bagi Pekerja Bukan Penerima Upah Serta Penyerahan Secara Simbolis Kartu Peserta, Bantuan Subsidi Upah, dan Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kota Madiun, Selasa (8/12/2020).

Agus memaparkan, hanya Pemkot Madiun yang memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pekerja informal dan pekerja rentan.

Selama ini, Pemerintah Daerah hanya memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pegawai honorer di lingkungan pemerintahan.

"Saya sangat mengapresiasi Pemkot Madiun karena telah memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja yang rentan seperti PKL. Tentunya konsep seperti ini bisa ditiru daerah lain agar pekerja bukan penerima upah mendapatkan jaminan,” kata dia.

Baca juga: SUAMI Auto Menyesal, Istri Berubah Drastis setelah Ditinggal, Gemuk karena Melahirkan, Lihat Gayanya

Baca juga: Dukung Adaptasi Kebiasaan Baru di Lingkungan Sekolah, PT SIG Beri Bantuan Wastafel untuk SD dan SMP

Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, pekerja yang mengalami kecelakaan kerja bisa mendapatkan perawatan di rumah sakit, tanpa mengeluarkan biaya.

“Setiap pekerja yang mengalami kecelakaan kerja dan membutuhkan perawatan di rumah sakit, semua biayanya akan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan. Berapapun biayanya,” jelas Agus.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved