Breaking News:

Pilkada Ponorogo

Legowo Hasil Pilkada Ponorogo 2020, Ipong-Bambang Tak Akan Ajukan Gugatan ke Mahkamah Konstitusi

Legowo dengan hasil Pilkada Ponorogo 2020, Tim Pemenangan Ipong-Bambang tak akan ajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra Kolase
Kedua pasangan Calon Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko-Lisdyarita (nomor urut 1) dan Ipong Muchlissoni-Bambang Tri Wahono (nomor urut 2) ditemui seusai Debat Publik Kedua Pilkada Ponorogo 2020 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ponorogo telah menyelesaikan rekapitulasi suara tingkat kabupaten untuk Pilkada Ponorogo 2020, Selasa (15/12/2020).

Hasilnya Paslon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko-Lisdyarita mendapatkan 61,7 persen suara, unggul atas rivalnya, Ipong Muchlissoni-Bambang Tri Wahono yang memperoleh 38,3 persen suara.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Pemenangan Ipong-Bambang, Supriyanto mengaku legowo dengan hasil rekapitulasi tersebut.

"Secara prinsip kontestasi Pilkada sudah selesai saat (hasilnya) sudah diputuskan. Kalau menurut saya secara pribadi ya kita tinggal legowo saja," ucap Supriyanto, Selasa (15/12/2020). 

Supriyanto juga mengungkapkan, hingga saat ini Tim Ipong-Bambang belum merencanakan akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil rekapitulasi itu.

Baca juga: Rekapitulasi Suara Pilkada Ponorogo 2020 Tuntas, Sugiri-Lisdyarita Kalahkan Ipong-Bambang

Baca juga: 10 Petahana di Jawa Timur Berpotensi Kalah di Pilkada Serentak 2020, Hanya Lima yang Menang

"Kayaknya tidak, karena beliau (Ipong) kan sakit jadi sepertinya tidak (akan mengajukan gugatan)," jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Ponorogo, Munajat mengatakan, bagi pihak yang keberatan dengan hasil rekapitulasi suara tingkat kabupaten, bisa mengajukan perkara ke Mahkamah Konstitusi (MK) maksimal 3x24 jam.

"Kita menunggu ada atau tidaknya surat gugatan ataupun sengketa ke Mahkamah Konstitusi," ucap Munajat.

Baca juga: Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada Ponorogo Naik, Namun Masih Belum Capai Target Nasional

Baca juga: Ini Pesan Calon Bupati Mas Ipin kepada Pasangan Penantang di Pilkada Trenggalek 2020

"Kalau tidak ada gugatan kita menunggu BRPK (Buku Registrasi Perkara Konstitusi) yang dikeluarkan oleh MK dan disampaikan ke KPU RI. Nanti KPU RI akan menyampaikan ke kita terkait ada tidaknya gugatan tersebut," lanjutnya.

Jika tidak ada sengketa, dalam jangka waktu 5 hari pasca BRPK tersebut keluar, KPU Ponorogo akan menggelar rapat pleno terbuka untuk menetapkan paslon terpilih. 

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved