Breaking News:

Pilkada Jember

Diwarnai Permintaan Klarifikasi, Rapat Pleno Rekapitulasi Pilkada Jember 2020 Berlangsung Alot

KPU Jember menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil suara Pilkada Jember 2020. Berlangsung alot, diwarnai pemintaan klarifikasi.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Hefty Suud
SURYA/SRI WAHYUNIK
KPU Jember menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan Pilkada Jember 2020, Rabu (16/12/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jember tahun 2020, Rabu (16/12/2020).

"Hari ini kami melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil. Teknisnya kami menyandingkan hasil yang masih di Sirekap (sistem rekapitulasi), dan penghitungan berjenjang dari tingkat TPS (Tempat Pemungutan Suara). Jadi kami sandingkan digital dan manual," ujar Komisioner KPU Jember Ahmad Hanafi.

Pantauan TribunJatim.com, rapat pleno rekapitulasi itu berlangsung alot.

Baca juga: KPU Sidoarjo Usai Melakukan Penghitungan Suara, Siap Hadapi Gugatan Terkait Pilkada Sidoarjo 2020

Baca juga: Cerita Annisa Zhafarina Qosasi 3 Tahun Jadi COO Madura United: Sempat Khawatir dan Belajar Autodidak

Rapat dimulai sekitar pukul 13.45 WIB. Namun hingga pukul 17.30 WIB, rekapitulasi masih berjalan untuk tiga kecamatan, yakni Ajung, Ambulu, dan Arjasa.

Bahkan, rekapitulasi sempat diskorsing selama beberapa menit sekitar pukul 15.45 WIB.

Sekira pukul 18.17 WIB, rekapitulasi baru memasuki kecamatan keempat yakni Balung.

Rekapitulasi itu berjalan alot, karena pertanyaan dan permintaan klarifikasi dari saksi. Saksi yang melontarkan sejumlah pertanyaan yakni saksi Paslon 01, dan saksi Paslon 03.

Saksi Passlon 01 Rico Nurfiansyah Ali, beberapa kali mempertanyakan sejumlah persoalan kepada PPK. Seperti kepada PPK Ajung, Ambulu, juga Arjasa.

Baca juga: TAYANG Hari Ini Wonder Woman 1984, Cek Lokasi dan Situs Nonton Online, Kali Ini Sutradara Pasrah

Baca juga: Vaksin Covid-19 Bakal Diberikan Gratis untuk Warga, Wali Kota Risma: Tunggu Arahan Pemerintah Pusat 

"Karena saksi Paslon 01 memang menemukan sejumlah hal. Pertama, terkait prosedur pelaksanaan, dan kedua selisih surat suara dan jumlah pemilih tetap," ujar Rico.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved