Natal dan Tahun Baru 2021

Cek Pasar Batu Jelang Nataru, Kapolres Catur Pastikan Tidak Ada Penimbunan: Harga Sembako Naik Tipis

Jelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Kapolres Batu bersama Dinas Koperasi dan DPRD Batu cek harga sembako di Pasar Batu.

Penulis: Benni Indo | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/HUMAS POLRES BATU
Kapolres Batu bersama Ketua DPRD Batu dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan melakukan peninjauan harga dan gudang di Pasar Batu, Rabu (23/12/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Jelang Perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, lalu DPRD Batu melaksanakan pengecekan harga sembako di Pasar Batu,  Rabu  (23/12/2020) pagi.

Kedatangan orang nomor satu di jajaran Kepolisian Kota Batu ini sempat bikin kaget para penjual dan pembeli di Pasar Batu.

Sidak ini menindaklanjuti kebijakan Pemkot Batu yang berkomitmen tidak ada lonjakan harga sembako saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Baca juga: Sinopsis Jodha Akbar Episode 97 Rabu, 23 Desember 2020, Serial India Tayang di ANTV

Baca juga: 2 Jenis Perwatan Ini Paling Dicari Jelang Natal dan Tahun Baru, Konsultan Emdee: Tirus Tanpa Kerut

Kebijakan itu disampaikan oleh Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. Harga sembako diwanti-wanti tidak naik. 

Peninjauan itu berlangsung selama dua jam, sejak pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB. Catur mengatakan secara unum haarga sembako aman.

Ia mendapati kenaikan harga sembako namun masih tipis dan tidak mengganggu stock.

"Salah satu yang naik telur. Tipis saja dan tidak mengganggu stok sampai di tahun baru nanti," ujar Catur. 

Catur juga memastikan bahwa tidak terjadi penimbunan dalam pantauannya kali ini.

Baca juga: Arti Mimpi Bertemu dan Jadi Artis Terkenal, Berhubungan dengan Jodoh hingga Keluar dari Zona Nyaman

Baca juga: Pihak Sekolah di Kediri Angkat Bicara Soal Kasus Kekerasan Verbal Oknum Guru ke Murid

Jika terjadi penimbunan, ia mengatakan akan ditindak dengan tegas. Pihaknya sudah mengetahui ciri-ciri terjadinya penimbunan.

"Kalau ditimbun pasti harganya akan melonjak dan tidak terkendali, itu indikatornya," jelasnya. 

Saat ini pihaknya menilai harga masih stabil dan stok pun terjaga. Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Batu Eko Suhartono menjelaskan, stabilitas harga terjadi akibat daya beli dan stok yang mencukupi.

Kenaikan harga sembako antara lain ialah telur dari Rp 23 ribu per kilo menjadi Rp 26 ribu. Juga cabai rawit dari Rp 40 ribu per kilo menjadi Rp 46.000. Eko menjelaskan bahwa kenaikan harga ini masih dalam kewajaran. 

"Tidak ada kelonjakan yang artinya tidak ada penimbunan," tandasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved