Breaking News:

Harga Cabai Rawit Merah di Trenggalek Melambung, Dampak Minimnya Pasokan dan Curah Hujan Tinggi

Harga cabai rawit merah di Trenggalek masih melambung tinggi, dampak minimnya pasokan akibat curah hujan yang tinggi.

TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Pedagang cabai di Pasar Basah Kabupaten Trenggalek, Minggu (10/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Harga cabai rawit merah di pasar tradisional di Kabupaten Trenggalek melambung, akibat minimnya pasokan dampak curah hujan tinggi di daerah sentra hortikultura.

Pantauan di beberapa pasar tradisional menunjukkan harga cabai rawit merah mencapai Rp 84 ribu per kilogram (kg).

Sebelumnya, saat pasokan normal, harganya hanya berkisar antara Rp 25 ribu per kg.

Kenaikan cabai rawit merah tergolong paling tinggi dan relatif bertahan.

Harga cabai merah besar misalnya, sudah mulai turun di harga Rp 32 ribu per kg.

Beberapa waktu sebelumnya, harga cabai ini sempat tembus Rp 60 ribu per kg.

Pun demikian dengan cabai keriting yang sempat melambung harganya Rp 60 ribu per kg, kini menjadi Rp 44 ribu per kg.

Baca juga: Trenggalek Kirimkan Data Tiga Ribu Tenaga Medis untuk Vaksinasi Covid-19 ke Kemenkes

Baca juga: Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Tulungagung Mulai Meninggi, Satgas Masih Khawatir Efek Liburan

Meski demikian, harga saat ini untuk cabai merah besar dan cabai keriting masih tergolong tinggi dibanding harga normal.

"Semuanya naik jauh dari harga normal," kata Siti Fatimah, pedagang di Pasar Basah, Kabupaten Trenggalek, Minggu (10/1/2021).

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved