Breaking News:

Pasar Tidak Terkena Pembatasan PPKM di Kabupaten Malang, Penerapan Protokol Kesehatan Diperketat

Pasar termasuk yang tidak terkena pembatasan selama PPKM di Kabupaten Malang. Kepala Disperindag Agung Purwantoro: terapkan protokol kesehatan ketat.

SURYAMALANG.COM/ERWIN WICAKCONO
Pedagang ayam di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Memasuki hari ketiga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang menyatakan kegiatan ekonomi di pasar tidak terpengaruh.

"Sebagaimana instruksi dari Mendagri (Menteri Dalam Negeri) Nomor 01 Tahun 2021 dan Keputusan Gubernur Nomor 07 Tahun 2021, dijelaskan bahwa pasar termasuk yang tidak terkena pembatasan," terang Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Agung Purwantoro.

Agung menganalisa, apabila pembatasan diterapkan, bisa jadi akan menimbulkan polemik di kalangan pedagang.

Baca juga: PSI Surabaya Nilai Vaksin Covid-19 Solusi Permanen Akhiri Pandemi, Ajak Masyarakat: Tak Perlu Takut

Baca juga: Masuk ke Dunia Lain Cerita Penyelam Cari Korban Sriwijaya Air, Hari Ke-4 Jenazah Mulai Mengapung

"Kami juga tidak akan melakukan hal tersebut (pembatasan). Pasalnya, nanti malah kami yang dikomplain oleh pedagang," ucap Agung.

Sebagai gantinya, guna meminimalisir penularan virus Corona ( Covid-19 ), Agung menegaskan pihaknya tidak tinggal diam.

Disperindag turut mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat. 

Penyemprotan disinfektan juga digelar secara berkala di berbagai pasar tradisional di Kabupaten Malang.

Baca juga: Belum Ada Jadwal Pasti Vaksinasi Covid-19 di Jember, Satgas: Estimasinya Januari sampai April

Baca juga: Data Penerima Vaksin Covid-19 Besok Belum Terungkap, Satgas Jatim: Ada SMS Tiket dari Kemenkes

"Kalau masuk harus cek suhu tubuh, memakai masker dan sebagainya baik pedagang maupun pembeli. Face shield dan masker dalam jumlah besar yakni sebanyak 15 ribu telah kami sebarkan ke seluruh pedagang di Kabupaten Malang," jelasnya.

Di sisi lain, Kabupaten Malang memiliki 34 pasar tradisional dan 16 pasar hewan. Pada sisi jumlah pedagang terdapat 14.761 pedagang.

"Namun, pedagang aktif ada sekitar 11.362 pedagang yang terdaftar di Disperindag," tutupnya. 

Penulis: Erwin Wicaksono

Editor: Heftys Suud

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved