Breaking News:

Penanganan Covid

Pemkot Madiun Prioritaskan Vaksin Covid-19 untuk Tenaga Medis, Wali Kota Maidi: Jumlahnya Terbatas

Pemkot Madiun prioritaskan vaksin Covid-19 Sinovac untuk tenaga medis, Wali Kota Maidi: Jumlahnya masih terbatas.

TRIBUNJATIM.COM/AHMAD ZAIMUL HAQ
77.760 vaksin Covid-19 tiba di Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur disimpan dan dijaga di ruangan dingin, Senin (4/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rahadian Bagus

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur telah menerima 77.760 dosis vaksin Covid-19.

Rencananya, dalam waktu dekat vaksin yang diproduksi Sinovac Biotech Ltd (Sinovac), Tiongkok ini akan disalurkan ke sejumlah daerah di Jawa Timur, termasuk Kota Madiun.

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan siapa saja yang akan mendapatkan vaksin pada tahap pertama ini.

Ia mengatakan, pemberian vaksin juga menyesuaikan dengan kuota atau jatah vaksin yang dimiliki Kota Madiun

Maidi menjelaskan, saat ini ketersediaan vaksin Covid-19 masih terbatas sehingga pihak Pemkot Madiun akan memprioritaskan pemberian vaksin ini kepada para tenaga medis.

Baca juga: Dukung Pelaksanaan PPKM, Pengadilan Negeri Surabaya Tunda Persidangan Hingga Dua Pekan ke Depan

Baca juga: Blusukan ke Pasar Wungu, Polisi Sosialisasikan Soal Penerapan PPKM di Kabupaten Madiun

Sebab, tenaga medis melakukan kontak langsung dengan para pasien.

"Jumlahnya masih terbatas, jadi kayaknya nanti tenaga medis, kepala daerah, Forkopimda yang sering ketemu masyarakat, kita skala prioritaskan dulu," kata Maidi, Selasa (12/1/2021). 

Ia meminta kepada masyarakat agar bersabar, dan tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan.

Ia meminta kepada warga, utamanya lansia agar di rumah apabila tidak ada keperluan yang sangat penting.

Baca juga: Bapak di Ponorogo Cabuli Anak Tiri, Istri Kaget Pergoki Saat Pulang dari Sawah, Tergoda Paras Cantik

Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Pemkot Madiun Rehab Ruang VIP RS Sogaten

"Khususnya lansia, tolong di rumah saja. Lansia harus di rumah saja, Orang-orang yang tidak memiliki kepentingan yang penting, lebih baik di rumah, kondisinya saat ini kurang baik," jelasnya.

Dia menambahkan, saat ini sesuai dengan Keputusan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemerintah Kota Madiun mengeluarkan Instruksi Wali Kota Nomor 1 Tahun 2021.

Instruksi Wali Kota Madiun tersebut berlaku sejak 11 Januari hingga 25 Januari 2021. Beberapa di antaranya mengatur mengenai jam malam di Kota Madiun.

"Di Kota Madiun insyaallah pukul 19.00 WIB kita tutup. Termasuk Pahlawan Street Center, pukul 19.30 WIB kita tutup. Kita lihat perkembangannya selama dua minggu seperti apa," pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

Baca juga: Rumah Sakit Nuraini Pare Kediri Jadi RS Darurat Covid-19, Gugus Tugas Siapkan Anggaran Rp 450 Juta

Baca juga: Sejumlah Ruas Jalan Ditutup Saat Pelaksanaan PPKM di Kota Kediri, Berikut Daftarnya

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved