Kompetisi Mati Suri, Pemain Arema FC dan Persebaya Surabaya Jadi Satu Tim di Fun Game
Di tengah mati surinya kompetisi di tengah pandemi Covid-19, pemain Arema FC dan Persebaya Surabaya jadi satu tim di fun game.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Dwi Prastika
Tak hanya pemain dari dua klub raksasa di Jawa Timur, ada juga mantan pemain Arema, di antaranya Ahmad Bustomi, Arif Suyono, Benny Wahyudi, Ahmad Nurhadianto dan banyak pemain lain dari Jawa Timur.
Baca juga: Harapan Kapten Persela Lamongan Jelang Rapat PT LIB dengan Perwakilan Klub Soal Nasib Kompetisi
Mantan pemain Arema, Arif Suyono mengatakan, keikutsertaan para pemain asal Jawa Timur ini tak lain untuk menjaga feelingball, kondisi dan juga silaturahmi. Sehingga bermain bersama, namun tetap protokol kesehatan, penting digelar.
"Yang utama mental tanding harus tetap terjaga. Kalau masalah bonus di lapangan itu sering. Biar pertandingan ada gregetnya. Tapi bukan nominal tujuan utama kami," kata Arif Suyono, Jumat (15/1/2021).
Perlu diketahui, ada sosok penggila sepak bola di balik berkumpulnya para pemain profesional dari Jawa Timur ini. Ia adalah Muhammad Yusuf Andre, mantan manajer Persem (Persatuan Sepak Bola Mojokerto).
Baca juga: Madura United Tetap Kukuh Usulkan Kompetisi 2020 Dihentikan pada Rapat Antaklub dengan PT LIB
Yusuf rela mengeluarkan uang puluhan juta tiap minggunya untuk mengundang para pemain Liga 1 dan Liga 2 itu.
Terkait alasan menggelar fun game dan mengundang para pemain profesional dari klub Arema dan Persebaya itu, Yusuf mengaku ini wujud kepeduliannya pada para pemain sepak bola di tengah kondisi sepak bola yang vakum.
"Ini bentuk kepedulian saya kepada mereka saat kompetisi terhenti. Saya ajak main bola bareng. Kadang di Mojokerto, Surabaya, Malang dan tempat lainnya. Kami usahakan setiap minggu main agar tidak berhenti latihan di masa seperti ini sekaligus jaga imunitas. Tapi sekarang ada PPKM di Jawa-Bali, jadi masih dipertimbangkan seperti apa kami main ke depan. Cari lawannya juga susah. Kalau masih boleh main bola ya jalan. Kalau dilarang ya berhenti dulu, nanti lanjut lagi," ujar Yusuf Andre.
Lebih lanjut pria yang juga sebagai pengusaha itu menuturkan, para pemain terkadang dipertandingkan, tapi kadang juga dijadikan satu tim untuk melawan tim lain.
Sebelumnya, fun game sudah digelar sebanyak dua kali. Pada Minggu (3/1/2021) lalu mereka dibagi dua tim untuk saling berhadapan di Stadion Brantas, Kota Batu.
Sedangkan pada Minggu (10/1/2021) lalu, mereka bertanding dengan tim Persik Kediri di Stadion Gajah Mada, Mojosari, Mojokerto.
Editor: Dwi Prastika