Breaking News:

Pilkada Tuban

Khozanah Hingga Setiajit Tak Hadiri Penetapan Lindra-Riyadi Sebagai Bupati dan Wabup Tuban Terpilih

Khozanah Hidayati hingga Setiajit tak hadiri penetapan Lindra-Riyadi sebagai bupati dan wakil bupati Tuban terpilih.

TRIBUNJATIM.COM/M SUDARSONO
Aditya Halindra Faridzki dan Riyadi seusai ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tuban terpilih oleh KPU Tuban, Jumat (22/1/2021). 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Pasangan Aditya Halindra Faridzki-Riyadi atau Lindra-Riyadi telah ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tuban terpilih, berdasarkan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tuban, Jumat (22/1/2021). 

Pada penetapan tersebut, pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Khozanah Hidayati-Muhammad Anwar dan paslon nomor urut 3, Setiajit-Armaya Mangkunegara, tampak tidak hadir. 

Kursi yang sedianya untuk kedua paslon itupun kosong, sedangkan Aditya Halindra Faridzki-Riyadi yang merupakan calon nomor urut 2 duduk di depan di kursi tengah. 

"Paslon nomor 1 dan 3 sudah kita undang, tapi tidak hadir," kata Ketua KPU Tuban, Fatkul Iksan seusai rapat pleno

Dia tak menyebut detail alasan kedua kompetitor Lindra-Riyadi tidak datang pada rapat pleno terbuka.

Baca juga: Ugal-ugalan Saat Melaju di Jalur Pantura Tuban, Enam Kendaraan Ditilang Polisi

Baca juga: Banjir di Bojonegoro, 1.542 Rumah Terdampak, Sawah Terendam, Jembatan Jatiblimbing Terputus

Hanya saja, keduanya tidak ada konfirmasi perihal undangan kehadiran. 

Untuk selanjutnya, agendanya yaitu pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih. Namun prosesnya masih lama. 

"Tidak ada konfirmasi keduanya, yang jelas sudah kita undang. Tinggal agenda pelantikan," pungkasnya. 

Sementara itu, seusai ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tuban terpilih, Lindra-Riyadi menyempatkan bertemu awak media. 

Baca juga: Jalan Tuban-Widang Macet 3 Kilometer Imbas Perbaikan Jalan Berlubang, Diterapkan Sistem Buka Tutup 

Baca juga: Nekat Gelar Pesta Pernikahan di Masa Pandemi, Mempelai Pria di Bojonegoro Jadi Tersangka: Menyesal

Bupati muda terpilih itu menyatakan, dalam waktu lima bulan ini akan berkomunikasi intens dengan dinas terkait maupun dengan partai politik (parpol) lain. 

Lindra yang juga sebagai Ketua DPD Golkar Tuban itu menambahkan, untuk sampai pada upaya tersebut, tidak ada tim transisi atau tim khusus guna mengenal lebih dekat. 

"Kita akan komunikasi intens dengan jajaran di pemerintahan maupun parpol, kita sendiri yang akan memimpin (bupati dan wakil bupati), tidak ada tim khusus," pungkas putra mahkota mantan Bupati Tuban dua periode, Haeny Relawati, itu.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved