Breaking News:

Mensos Risma Blusukkan Ke Mojokerto, Tinjau Pemuda Mantan Pecandu Narkoba

Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini blusukan meninjau masyarakat di lingkungan Dusun Genangan, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto,

Surya/Mohammad Romadoni
Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini blusukan meninjau para pemuda mantan pecandu narkoba dalam program pemerdayaan dari Kemensos berupa tempat usaha Cafe Milleneal Koffie di Dusun Genangan, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jumat (4/2/2021). 

Reporter : Mohammad Romadoni | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini blusukan meninjau masyarakat di lingkungan Dusun Genangan, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jumat (4/2/2021).

Kali ini kedatangan Risma di lokasi tersebut bermaksud menilik para pemuda mantan pecandu narkoba yang masuk dalam program pemerdayaan dari Kemensos di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Dalam program pemerdayaan Kemensos itu para anak muda mantan pecandu narkoba di Support penuh untuk meraih cita-cita sesuai impiannya yakni memiliki usaha sendiri sehingga mereka dapat mandiri dan tidak kembali terjerumus dalam dunia kelam narkoba.

Mereka memperoleh modal dari Kemensos yang meliputi pelatihan dasar hingga bantuan untuk membuka usaha berupa kedai kopi bernama Koffie Milleneal di Dusun Genangan tepatnya di samping underpass Desa Banjaragung.

Risma mengatakan Kemensos memperdayakan lima orang anak mantan pecandu narkoba di Mojokerto untuk dibina dan disiapkan menyosong masa depannya.

Tangis Pecah Ibunda Nanda Jeni Sekar Arum Korban Banjir Pasuruan Saat Didatangi Gubernur Khofifah

Kronologi Longsor di Sekolah Ekklasia Malang yang Menyebabkan Kantin Ambruk

Satu Dari Tujuh Tersangka Pengeroyok Anggota Perguruan Silat di Tulungagung Adalah Residivis

Dia mengaku butuh perjuangan ekstra keras ketika mengajak mereka berpartisipasi dalam program pemerdayaan dari Kemensos namun anak muda mantan pecandu narkoba itu akhirnya bersedia karena ditawari langsung oleh Bu Risma.

"Ini adalah anak-anak yang terkena ketergantungan obat-obatan setelah saya datang ke Mojokerto disampaikan ada lima anak dan kami mengajaknya, mereka dapat pelatihan yang saat itu mempunyai impian membuka usaha cafe kopi," ungkapnya, Jumat (5/2).

Risma menyebut, sesuai keinginan mereka yang mempunyai ketertarikan dalam bidang Cafe Milleneal Koffie dan kerajinan pembuatan sepatu. Bahkan pihaknya sampai membawa pemuda mantan pecandu narkoba itu mengikuti pelatihan pembuatan sepatu di sentra industri Cibaduyut, Bandung Jawa Barat.

"Jadi dua orang anak memang sejak awal ingin membuka usaha cafe dan tiga anak membuat usaha kerajinan sepatu," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved