Breaking News:

Satu Keluarga Penumpang Mobil yang Tertabrak Kereta di Blitar Ternyata 5 Orang, Ada yang Masih Bayi

Satu keluarga penumpang mobil yang tertabrak kereta api di Blitar ternyata 5 orang, ada yang masih bayi. Kini dirawat di rumah sakit.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL HADI
Anak korban tabrakan Suzuki Carry dengan KA Dhoho di Kota Blitar yang masih bayi selamat dan dirawat di rumah sakit, Jumat (12/2/2021). 

Reporter: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Penumpang Suzuki Carry nopol AG 1535 DV yang tertabrak KA Dhoho di perlintasan Jalan Kahuripan, Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, ternyata satu keluarga yang berjumlah lima orang (sebelumnya dikabarkan 4 orang), Jumat (12/2/2021).

Satu keluarga yang menjadi korban berjumlah lima orang, yang terdiri atas, ayah, ibu, dan tiga anaknya.

Mereka, suami istri Budiono (31) dan Alip Ica Silvia (27), serta tiga anaknya, Amelsa (11), Amanda (4), dan satu anak lagi yang masih bayi. 

Satu keluarga itu berasal dari Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

"Penumpang mobil ternyata lima orang yang masih satu keluarga. Yang meninggal satu, yaitu, ibunya, sedang bapak dan tiga anaknya selamat," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan. 

Mobil Macet di Perlintasan Kereta, Pria di Blitar Keluarkan Anaknya, Nahas Sang Istri Tak Tertolong

Nakes Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Vaksinasi Dosis Pertama, Tak Bisa Ikut Vaksinasi Dosis Kedua

AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, pasangan suami istri Budiono dan Alip berusaha menyelamatkan ketiga anaknya terlebih dulu saat mobilnya macet di tengah perlintasan dan mengetahui ada kereta api akan lewat. 

Budiono mengeluarkan dua anaknya yang lebih besar terlebih dulu dari mobil. 

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi tabrakan KA Dhoho dan Suzuki Carry di perlintasan Jalan Kahuripan, Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Jumat (12/2/2021).
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi tabrakan KA Dhoho dan Suzuki Carry di perlintasan Jalan Kahuripan, Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Jumat (12/2/2021). (TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL HADI)

Kemudian Budiono mengeluarkan anaknya yang masih bayi yang berada di pangkuan istrinya. 

Tapi nahas, istrinya belum sempat keluar, kereta sudah mendekat dan menabrak mobil Budiono. 

Istri Budiono yang masih di dalam mobil ikut tertabrak dan meninggal di lokasi kejadian.

Bupati Madiun Ahmad Dawami Terima Suntikan Vaksin Covid-19 Kedua: Mudah-mudahan Muncul Kekebalan

Tabrakan Kereta Vs Mobil di Blitar, Pengemudi Tetap Lewat Perlintasan Meski Sirine Peringatan Bunyi

Setelah Delapan Hari Ditutup, Pasar Hewan di Seluruh Trenggalek Kembali Buka, Petugas Disiagakan

"Istrinya mengalami luka di kepala dan meninggal di TKP," ujar AKBP Yudhi Hery Setiawan

Sebelumnya, sebuah Suzuki Carry AG 1535 DV yang ditumpangi satu keluarga tertabrak kereta api (KA) Dhoho di perlintasan KA Jalan Kahuripan, Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Jumat (12/2/2021).

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved