Virus Corona di Jawa Timur
Progres Vaksinasi Covid-19 Sinovac Jatim, Sudah 55,14 Persen Nakes Kota Surabaya Terima Dosis Kedua
Progres vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur. Sudah 55,14 tenaga kesehatan di Surabaya dapat vaksin SInovac dosis kedua.
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Hefty Suud
Reporter: Fatimatuz Zahroh | Editor: Heftys Suud
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Progres vaksinasi virus Corona ( Covid-19 ) di Jawa Timur (Jatim) terus berjalan.
Secara umum, saat ini ada 10 kabupaten yang sudah 100 persen melakukan vaksinasi Covid-19 Sinovac dosis pertama untuk SDM Kesehatan.
Sembilan kabupaten kota yang telah 99 persen, dan yang lain sudah 98 persen hingga 90 persen.
Meski begitu dari 38 kabupaten kota di Jatim yang capaian vaksinasinya masih rendah, ada di dua kabupaten. Yaitu Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Pamekasan.
• Line Up Leicester City vs Liverpool, Bek Anyar The Reds Ozan Kabak Jalani Laga Debut
• Warga Lakarsantri Berbondong Timba Air di Sumur Panguripan, Imbas Aliran PDAM Karang Pilang Mati
Kabupaten Trenggalek saat ini capaian vaksinasi dosis pertamanya adalah 79 persen, dan Pamekasan 73 persen.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Jawa Timur Makhyan Jibril Al Faraby mengatakan capaian SDM Kesehatan Jatim yang telah divaksin adalah 178.025 orang.
Atau secara persentatif adalah 95,7 persen. Jumlah tersebut dihitung dari jumlah total sasaran sebanyak 185.860 orang sasaran.
"Saat ini beberapa daerah yang telah tuntas vaksinasi dosis pertama juga sudah melangkah untuk vaksinasi dosis kedua. Tertinggi yang sudah dosis kedua adalah 55,14 persen," kata Jibril, Sabtu (13/2/2021).
Jika dilihat dari jumlah, total SDM kesehatan Jatim yang telah divaksin dosis kedua ada sebanyak 49.106 orang. Secara keseluruhan Jatim yang telah divaksin dosis kedua baru 27,58 persen.
Di sisi lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong kabupaten kota untuk melakukan percepatan vaksinasi virus Corona ( Covid-19 ).
• Menilik Fitur Teknologi Unggulan Tanker Raksasa Pertamina Pride, Ada Surf Bulb: Maneuvering Mantap
• PPKM Mikro di Kelurahan Sukoharjo, RT RW Diminta Aktif Sosialisasi Protokol Kesehatan 6M
Bagi daerah yang telah selesai melakukan vaksin dan stoknya habis, maka akan langsung didrop vaksin lagi.
Ia menegaskan bahwa berdasarkan arahan rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara pekan lalu, disampaikan bahwa sistem distribusi dosis vaksin Covid-19 selanjutnya takkan lagi berbarengan seperti tahap pertama kemarin.
"Sistem distribusi vaksin akan dilakukan asimetris. Jadi sesuai arahan Pak Presiden, siapa lebih cepat habis vaksinnnya akan didrop vaksin lebih awal. Arahannya beliau first in first out," tegas Khofifah.