Yayasan PSBB Gelar Khitan Massal di Desa Mangar Pamekasan, Puluhan Anak Dikhitan Gratis

Yayasan Pamekasan Sehat Bersih Barokah (PSBB) menggelar acara khitan massal di Desa Mangar Pamekasan, puluhan anak dikhitan gratis.

Tayang:
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ketua Yayasan Pamekasan Sehat Bersih Barokah (PSBB), Jamaluddin Syam saat mengkhitan anak di Balai Desa Mangar, Kabupaten Pamekasan, Madura, Sabtu (13/2/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Yayasan Pamekasan Sehat Bersih Barokah (PSBB) menggelar acara khitan massal gratis di Balai Desa Mangar, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (13/2/2021).

Kali ini, PSBB menggelar acara khitan massal gratis bekerja sama dengan Jurnalis Center Pamekasan dan Pengurus Ranting GP Ansor Mangar.

Ketua PSBB, Jamaluddin Syam mengatakan, khitan massal gratis tersebut digelar untuk meringankan beban kebutuhan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19 (virus Corona).

Dia menambahkan, di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, banyak masyarakat yang mengalami penurunan penghasilan.

Sehingga, yayasannya, ingin membantu meringankan kebutuhan ekonomi masyarakat Pamekasan melalui acara khitan massal gratis.

"Semoga yang kami lakukan ini menjadi amal ibadah," doanya.

Pria yang akrab disapa Lora Jamal itu menjelaskan, sebanyak 23 anak di Desa Mangar mengikut acara khitan gratis.

Desainer Embran Nawawi Sisipkan Batik Tulis Pamekasan dalam Busana Imlek Chinese Dolls Stories

Kaget Cinta Monyet Berujung Hamil, Remaja Sampang Cekik Pacarnya yang Masih Umur 16 hingga Tewas

Seusai dikhitan, puluhan anak tersebut juga mendapat obat secara gratis.

Dia mengatakan, yang menggerakkan yayasannya untuk melakukan acara khitan massal gratis adalah karena banyak anak yatim di Pamekasan yang memiliki keterbatasan biaya.

Sebab, menurut dia, untuk melakukan khitan terhadap anak, orang tua membutuhkan biaya sekitar Rp 300-500 ribu.

"Khitan gratis ini akan terus kami lakukan setiap hari Sabtu dan Minggu dengan mengelilingi yayasan, lembaga pendidikan, dan desa di Pamekasan," katanya.

Sementara itu, Jamilah, orang tua anak yang dikhitan gratis mengaku bersyukur den mengucapkan terima kasih karena bisa mengikutkan anaknya khitan gratis.

Kata dia, anaknya yang baru berumur tiga tahun itu bukan tidak mau dikhitan.

Satpol PP Pamekasan Amankan 30 Pengamen Jalanan yang Mangkal di Lampu Merah, Ada Aksi Kejar-kejaran

Terima Donasi, Mensos Risma Tantang Aplikasi Super Bantu Siapkan Sembako Murah di Indonesia Timur

Namun, karena terhambat biaya untuk datang ke klinik atau rumah sakit untuk khitan.

“Terima kasih PSBB dan JCP, saya memang sudah lama mau mengkhitan anak saya, tetapi terkendala biaya,” kata Jamilah sembari mengusap keringat.

Perempuan yang akrab disapa Milah ini mengaku sudah mengetahui bahwa Jamaluddin Syam, terkenal sebagai seorang medis yang sering melakukan khitan gratis dengan cara berkeliling ke desa-desa.

“Saya tahu dari Facebook jika sering ada khitan gratis. Namun lokasinya jauh,” ceritanya.

Hal lain diutarakan oleh Hamidah.

Lewat Surat Edaran, Gubernur Khofifah Larang ASN Bepergian ke Luar Kota Selama Libur Imlek 2021

Peringatan Hari Pers Nasional 2021, DPRD Jawa Timur Berharap Sinergitas dengan Pers Terjaga

Ia mengucapkan terima kasih terhadap PSBB yang sudah membantu meringankan beban kebutuhan ekonomi masyarakat Mangar di masa pandemi Covid-19.

Kata dia, adanya kegiatan khitan massal gratis itu merupakan terobosan baru di Pamekasan yang bisa menyentuh langsung masyarakat dalam hal memberikan bantuan sosial secara nyata.

"Semoga semua anggota PSBB dan JCP selau diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki," harapnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved