Dikira Suara Kipas Angin Rusak, Warga Jetis Temukan Bayi Laki-laki Di Dalam Masjid
Warga Desa Kutu Kulon, Kecamatan Jetis, Ponorogo digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki di Masjid An-nur desa setempat.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Yoni Iskandar
Reporter : Sofyan Arif Candra | Editor : Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Warga Desa Kutu Kulon, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki di Masjid An-nur desa setempat.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Sugiarti (70) saat akan belanja kebutuhan dapur.
"Saat lewat (masjid) saya mendengar suara, saya kira kipas angin. Lalu pulangnya saya buka pintu masjid tapi tidak ada suara, pas saya keluar ternyata bunyi lagi," ucap Sugiarti, Jumat (19/2/2021).
Karena penasaran, Sugiarti memanggil anaknya dan mengatakan kalau kipas angin masjid rusak.
"Anak saya bilang kalau ini bukan suara kipas tapi suara bayi, ayo ditolong," ucap Sugiarti menirukan anaknya.
Merekapun masuk masjid dan menemukan bayi tersebut tergeletak di sajadah masjid.
Baca juga: Berbalut Jilbab Hitam Motif Bunga, Bayi di Ponorogo Ditemukan di Dalam Masjid
Baca juga: Modus Numpang Ke Kamar Mandi, Pemuda di Kediri ini Gondol Motor Warga
Baca juga: Gubernur Khofifah Lepas 3 Ekor Ikan Paus, Perintahkan Mengubur Paus yang Mati
"Bayinya cowok dibungkus pakai jilbab tipis. Tadinya nangis, terus saya angkat diam," ucap Sugiarti.
Sugiarti memperkirakan usia bayi tersebut sekitar 4 sampai 5 hari.
Kebetulan saat Sugiarti menemukan bayi tersebut, Sekretaris Desa (carik) setempat, Hanif Nahariyanto (48) lewat.
"Saya panggil pak carik, lalu pak carik telepon polisi," jelasnya.
Sebelum menemukan bayi tersebut, Sugiarti memang melihat ada seorang laki-laki membawa motor di sekitar masjid.
Ia tidak mengetahui laki-laki tersebut karena bukan warga sekitar.
"Tidak mengerti ciri-cirinya karena hanya (lihat) dari dalam rumah," lanjutnya.
Bayi tersebut lalu dilarikan ke Puskemas terdekat untuk mendapatkan perawatan.