Plh Bupati Jember Hadi Sulistyo Akhiri Dualisme Jabatan di Pemkab Jember, 'Ayo Kembali Bekerja'
Plh Bupati Jember Hadi Sulistyo mengakhiri dualisme jabatan di pemerintahan Kabupaten Jember, Senin (22/2/2021).
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Hefty Suud
Hal itu membuat terjadinya dualisme pimpinan di sejumlah OPD. Sebut saja dualisme di pos sekretaris daerah, sejumlah camat, juga kepala dinas, kepala badan, juga bagian.
Dualisme membuat adanya friksi di tubuh ASN Pemkab Jember.
"Dikembalikan ke semula, ke jabatan definitif. Jangan ada lagi fraksi di tubuh ASN Pemkab Jember. Ayo kembali bekerja, segera melayani masyarakat," tegas Hadi.
Hadi meminta kepada para Plt maupun Plh yang ditunjuk oleh mantan Bupati Faida kembali ke jabatan semula. Pejabat definitif kembali menduduki jabatan awal.
"Para Plh atau Plt kembali ke jabatan awal. Para pejabat definitif, langsung bekerja," tegasnya lagi.
Hadi menegaskan kepada seluruh ASN Pemkab Jember untuk menaati aturan, juga surat gubernur tersebut. Sebab, tegasnya, keputusan gubernur yang dituangkan melalui surat itu sudah melewati kajian dan menganut kepada peraturan perundangan di atasnya.
"Jadi surat gubernur itu bukan sekadar surat, namun lewat pengkajian. Sudahlah, kesampingkan ego masing-masing, jangan turuti kalau itu hanya untuk kepentingan sesaat. Mari kedepankan kepentingan masyarakat Jember," tegasnya.
Acara dan arahan itu, benar-benar mengakhiri dualisme di tubuh Pemkab Jember. Sebelumnya ada dua Sekda, yakni Sekda definitif Mirfano, dan Plh Sekda versi Faida yakni Ahmad Imam Fauzi.
Di acara itu, diketahui bahwa Sekda Mirfano yang diakui secara resmi oleh Pemprov Jatim. Mirfano juga menyampaikan pidato di acara tersebut.
"Melalui arahan ini, akhirnya ada petunjuk dan kebijakan untuk menyelesaikan dualisme jabatan baik eselon 2, 3, dan 4, juga ada kepastian status dan karir teman-teman ASN Pemkab Jember. Kedua, juga pengarahan ini supaya masa transisi pemerintahan di Jember berjalan kondusif, dan produktif," ujar Mirfano.
Mirfano menyebut, arahan kali ini menjadi pemandangan berbeda dalam 15 tahun terakhir di Pemkab Jember.
"Ini juga ada pemandangan berbeda, yang tidak pernah terjadi dalam 15 tahun terakhir di Pemkab Jember, karena kedatangan tamu dari Pemprov Jatim, ada 12 orang dari OPD Pemprov Jatim," ujar Mirfano.
Mirfano juga bersyukur, melalui kegiatan tersebut, membuktikan kalau Jember merupakan bagian dari Pemprov Jatim dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Jember bukan lagi tanda kutip daerah yang terpencil, yang dijauhkan dari program Pemprov dan pemerintah pusat. Semoga ke depan, bantuan dan juga program untuk publik dan pemberdayaan kembali mengalir untuk Kabupaten Jember," tegas Mirfano.
Sejumlah pejabat Pemprov Jatim yang hadir dalam arahan Plh bupati Jember untuk ASN Pemkab Jember itu antara lain Kepala Inspektorat Pemprov Jatim Helmy Perdana Putera, Kepala Bakorwil V Jatim R Tjahjo Widodo, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Drajat Irawan, juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sinarto, juga Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan M Gunawan Saleh.