Breaking News:

Pria Surabaya Ini Dipidanakan Gara-gara Terima Dana Salah Transfer, Keluarga Minta Keadilan

Pria makelar mobil mewah warga Manukan Lor Gang I Surabaya menjadi terdakwa atas kasus salah transfer. Keluarga minta keadikan.

TRIBUNJATIM.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Adik Terdakwa Ardi didampingi tim kuasa hukum mencari keadilan terhadap proses hukum kakaknya terkait kasus salah transfer. 

Reporter: Firman Rachmanudin | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ardi Pratama (29) warga Manukan Lor Gang I Surabaya tak pernah menyangka akan berurusan dengan kepolisian.

Kini pria yang sehari-hari bekerja sebagai makelar mobil mewah itu harus menerima keadaan dirinya menjadi terdakwa atas kasus salah transfer yang terjadi pada 17 Maret 2020 lalu, senilai Rp 51 Juta.

Dalam bukti lembar mutasi, uang Rp 51 juta rupiah itu merupakan setoran kliring BI yang masuk ke dalam rekening Bank Central Asia (BCA) Ardi.

Baca juga: Ayus Cinta Buta pada Nissa Sabyan, Peramal Ingatkan Soal Hubungan Terlarang: Jangan sampai Menyesal

Baca juga: Faktor Cuaca Bikin Harga Cabai Rawit Mahal, Begini Solusi Disdag Surabaya untuk Kebutuhan Keluarga

Ardi pun mengira jika uang yang masuk ke dalam rekeningnya itu merupakan komisi penjualan mobil mewah yang dijanjikan oleh pemilik mobil usai unitnya terjual.

"Uang itu memang digunakan oleh kakak saya. Di transfer ke ibu saya untuk membayar utang secara berkala. Nilainya sekitar 30 jutaan," kata Tio Budi Satrio, adik dari Ardi Pratama.

Setelah itu, Ardi dikagetkan dengan kedatangan dua pegawai bank BCA KCP Citraland yang mengonfirmasi jika uang senilai Rp 51 juta itu merupakan salah transfer.

"Kakak saya waktu itu mengakui, memang uang itu masuk ke rekeningnya. Tapi saat itu dikira jika uang tersebut hasil komisi penjualan mobil," imbuhnya.

Baca juga: Angka Pengangguran Naik 2,03 Persen, Jumlah Penduduk Miskin Jawa Timur Tertinggi di Indonesia

Baca juga: Konsep Revitalisasi Pasar Besar Kota Malang Akan Seperti Bangunan Eropa, Jadi Dibangun Tahun 2022

Karena diberikan informasi oleh pihak Bank BCA, Ardi akhirnya mengerti dan menyampaikan jika uang tersebut sudah dipakai dan berjanji akan menggantinya secara berkala.

Halaman
123
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved