Breaking News:

5 ABG di Lumajang Akui Salah Usai Bikin Aksi Viral Joget di Traffic Light

Sebuah video menampilkan aksi sekelompok remaja keranjingan joget-joget di zebra kawasan Brigjend katamso, Lumajang, viral di media sosial Facebook.

tony hermawan/Tribunjatim
5 ABG yang bikin video viral joget di Jalan Brigjend Katamso saat membuat surat pernyataan tak mengulangi perbuatannya di Polres Lumajang, Kamis (25/2/2021). 

Reporter : Tony Hermawan | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Sebuah video menampilkan aksi sekelompok remaja keranjingan joget-joget di zebra kawasan Brigjend katamso, Lumajang, viral di media sosial Facebook.

Buntut dari aksi itu lima orang dalam video yakni Lukman (21),Tamara (20), Agus (21),Hilda (17) dan Syaiful (19) akhirnya harus berurusan dengan polisi.

Kelima ABG itu siang tadi (25/2) dipanggil ke Polres Lumajang untuk membuat surat pernyataan tak mengulangi aksi tak terpuji itu.

Kasatlantas Polres Lumajang AKP Putu Angga Feriyana mengatakan, tindakan preventif tersebut dilakukan sebab aksi mereka dinilai menganggu kenyamanan pengguna jalan.

”Tidak semustinya zebra cross digunakan untuk melakukan hal konyol itu, mangkannya kami panggil itu diberi arahan,” ujar Angga, kamis (25/2/2021).

Kata Angga, selama 5 ABG itu dipanggil di Polres Lumajang pihaknya menjelaskan bahwa membuat konten di traffic light merupakan tindakan yang tidak sepatutnya dilakukan. Sebab aksi mereka dinilai bisa memecah konsentrasi pengendara yang bisa menyebabkan terjadi laka lantas.

Baca juga: Alasan Brutal Bripka CS Tembak TNI Pratu Martinus di Bar, Dihukum Mati? Detik-detik Subuh Berdarah

Baca juga: 4 Bocah Begal Pengendara di Surabaya Utara, 2 Tertangkap Polisi, Akui Motor Dijual Buat Pesta Miras

Baca juga: Dua Pelaku Curanmor Diringkus Resmob Polresta Malang Kota, Dihadiahi Timah Panas Kakinya

“Kami himbau agar para remaja ini tidak melakukan hal tersebut atau membuat konten yang membahayakan" ujarnya.

“Remaja seharusnya menjadi agen of change bukan mempertontonkan hal yang tidak patut ditiru. Sangat disayangkan apabila ingin viral melalui jalur seperti itu,’’ imbuhnya kepada TribunJatim.com.

Sedangkan untuk konten kreator Lukman meminta maaf kepada masyarakat Lumajang atas aksinya yang mengganggu ketenangan para pengguna jalan.

"Saya minta maaf dan tidak akan mengulanginya lagi,” pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved