Breaking News:

Longsor di Bindang Pamekasan

Bupati Pamekasan Sambang Ponpes Terdampak Longsor di Bindang, Janjikan Ini, 'Mohon Doanya'

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam sambangi Pondok Pesantren Annidhamiyah yang terdampak tebing tanah longsor Kamis (25/2/2021).

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat melihat lokasi tebing longsor di Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, Kamis (25/2/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mendatangi Pondok Pesantren Annidhamiyah yang terdampak tebing tanah longsor, Kamis (25/2/2021).

Ia datang ke Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, bersama sekretaris daerah dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Setiba di lokasi, Baddrut Tamam langsung melihat lokasi bukit yang longsor yang menewaskan lima santriwati pondok pesantren (ponpes) tersebut.

Baca juga: Jukir di Kota Batu Wajib Ganti Rugi jika Ada Kendaraan Hilang, Simak Nilainya!

Baca juga: PPKM Mikro Cukup Efektif, Lamongan Terapkan di 107 RT di 92 Desa, Ini Status Zonanya

Setelah mengecek beberapa lokasi, Baddrut Tamam kemudian duduk bersama Pengasuh Pondok Pesantren Annidhamiyah, KH Muhedi seraya memberikan dukungan moril dan moral agar sabar menghadapi musibah itu.

Orang nomor satu di bumi Gerbang Salam itu langsung memerintahkan personel dari satuan polisi pamong praja (Satpol PP) untuk kerja bakti membersihkan puing-puing longsor agar aktifitas pesantren cepat pulih.

"Musibah ini tidak hanya untuk Yayasan Annidhamiyah tetapi juga musibah kita bersama. Kami sekarang melihat secara langsung tanah longsor yang menewaskan lima santriwati, dan satu santriwati sedang dirawat di RSUD SMART Pamekasan," kata Baddrut Tamam.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Warga Kecamatan Saronggi, Polisi Sumenep Gerebek Rumah Kosong

Baca juga: Miliki Ganja Berbentuk Bola Pingpong, Pria Asal Mulyorejo Ditangkap Unit Reskrim Polsek Sukun Malang

Ia berjanji akan mengkaji faktor yang menyebabkan tebing tersebut longsor untuk tindakan lebih lanjut.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan kajian struktur tanah.

Tujuannya, agar bantuan yang disalurkan nantinya, sesuai dengan kebutuhan Ponpes.

Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini memastikan, pihaknya akan membiayai pengobatan korban patah tulang yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit.

"Saya memastikan juga bahwa korban yang sedang dirawat itu akan dibiayai oleh pemerintah kabupaten dan kita gratiskan. Karena ini musibah," janjinya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu (PKB) juga menyampaikan bela sungkawa perihal terjadinya musibah bencana alam tersebut.

Ia berharap kepada keluarga korban dan para wali santri agar senantiasa diberikan kesabaran menghadapi musibah tersebut.

"Semoga musibah tanah longsor dan musibah lainnya tidak terjadi lagi di Pamekasan. Kita, Kapolres, Komandan Kodim akan bergandengan tangan untuk pembangunan lebih lanjut pesantren ini. Kita sangat berduka, mohon doanya kepada kita semua," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved