Densus 88 Tangkap Pria Terduga Teroris di Jabon Mojokerto, Warga Sebut Pelaku Jarang Bersosialisasi
Tim Densus 88 menangkap pria terduga teroris di Jabon Mojokerto, warga ungkap pelaku jarang bersosialisasi dengan warga lain.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
Reporter: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Tim Detasemen Khusus Antiteror (Densus 88) Mabes Polri menangkap seorang pria terduga teroris di kawasan rumah kos Dusun/Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Pelaku terduga teroris berinisial MS tersebut ditangkap saat berjalan kaki menuju masjid hendak salat Jumat di pinggir jalan pada Jumat (26/2/2021) sekitar pukul 11.30 WIB.
Sutarno (63) warga setempat mengaku melihat pelaku terduga teroris itu ditangkap oleh puluhan anggota polisi yang mengendarai kendaraan motor dan mobil.
Saat itu, dia keluar dari pagar rumah berjalan kaki akan salat Jumat menuju ke masjid yang jaraknya sekitar 20 meter.
Ia berpapasan dengan pelaku terduga teroris yang mengenakan baju merah, sarung putih motif kotak-kotak dan berpeci berjalan di depannya.
"Tiba-tiba ada orang mengendarai motor menghampiri dia (terduga teroris) dan menangkapnya langsung diborgol," ungkap Sutarno di lokasi kejadian, Jumat (26/2/2021).
Baca juga: Densus 88 Lakukan Penangkapan Terduga Teroris di Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto dan Malang
Baca juga: Polres Tulungagung Pasang Papan Larangan Penambangan Pasir di Sungai Brantas, Ancam Beri Tindakan
Menurut dia, warga tidak menyangka kalau pria yang beraktivitas di rumah kos itu adalah pelaku kriminal.
Apalagi, penggerebekkan pelaku terduga teroris itu melibatkan puluhan anggota polisi.
Ia sempat mengira ada penangkapan pelaku narkoba seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di kampungnya.
"Banyak polisi tadi sekitar lebih dari 20 orang ada yang mengendarai motor dan mobil, tapi saya tidak tahu terkait kasusnya," jelasnya.
Tim Densus 88 juga melakukan penggeledahan rumah kos di Dusun/Desa Jabon yang menjadi tempat singgah pelaku terduga teroris tersebut.
Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di SD dan SMP Kota Mojokerto Bakal Dimulai Maret 2021
Mulyanto (51) warga setempat mengatakan, dia bersama kepala dusun dan pemilik kos diminta turut menyaksikan penggeledahan di rumah kos tersebut yang berada persis di depan kediamannya.
Penggeledahan rumah kos dilakukan seusai salat Jumat.
"Saya melihat ada sekitar lima handphone, kartu perdana, satu laptop, satu komputer dan kotak berisi flashdisk yang dijejer di lantai kamar kos itu, difoto lalu dimasukan tas ransel dibawa ke dalam mobil polisi yang mengendarai kendaraan pribadi," bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/lokasi-rumah-kos-yang-ditempati-pelaku-terduga-teroris-ms-di-desa-jabon-mojoanyar-mojokerto.jpg)