Hari Pertama Menjabat, Gus Ipul-Mas Adi Langsung Rapat Marathon Bersama OPD Pemkot Pasuruan

Tancap gas di hari pertama menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan. Saifullah Yusuf - Adi Wibowo rapat bersama OPD.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Hefty Suud
SURYA/GALIH LINTARTIKA
KERJA CEPAT - Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan Gus Ipul - Mas Adi saat memimpin rapat bersama kepala OPD di Rumah Dinas Wali Kota. 

Reporter: Galih Lintartika | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Saifullah Yusuf - Adi Wibowo langsung tancap gas di hari pertama menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan.

Keduanya langsung menggelar rapat koordinasi dengan semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Pasuruan, Sabtu (27/2/2021) di rumah dinas Wali Kota.

Membuka rapat, Wali Kota Pasuruan yang akrab disapa Gus Ipul menyampaikan permohonan maaf karena menggelar rapat di akhir pekan.

Namun, ia menyampaikan rapat ini perlu dilakukan.

Baca juga: Bupati Situbondo, Karna Suswandi Diberi Hadiah Burung Perkutut Rp 100 Juta Oleh Pendukungnya

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Spanyol - Misi Balas Dendam Sukses, Barcelona Salip Real Madrid

"Saya mohon maaf karena mengganggu waktu akhir pekannya. Tapi, banyak pekerjaan rumah yang harus segera dibahas untuk diselesaikan," kata Gus Ipul.

Dia menjelaskan, masih ada banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. Perlu ada kerja keras untuk mewujudkan Kota Pasuruan sebagai Kota Madinah.

Sejumlah persolan yang sudah ada, kata Gus Ipul adalah persoalan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang sudah dua tahun didapatkan secara berturut - turut.

Baca juga: BERITA TERPOPULER JATIM: Gadis Tuna Rungu Dinodai Pria Bejat - Pasutri Korban Pembacokan Meninggal

Baca juga: Warga Terjebak Banjir Satu Meter Lebih di Lumajang Dievakuasi, Lansia dan Anak-anak Prioritas

Predikat WDP adalah predikat yang sangat buruk didapatkan sebuah daerah. Ia menyebut, Kota Pasuruan gagal membuat tata kelola keuangan yang sehat.

Menurutnya, satu tahun pemerintahannya Pemkot harus mendapatkan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). WTP adalah cerminan tata kelola keuangan baik.

Ia juga meminta kekosongan jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik Eselon II, III, IV harus segera diisi.

"Kita harus bekerja maksimal. SDMnya harus lengkap di semua sisi. Tidak boleh ada formasi yang kosong dalam sebuah pemerintahan, apalagi merangkap," sambungnya.

Ia juga meminta OPD untuk konsentrasi di bidang kesehatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved