Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dinkes Tulungagung Mewajibkan ODHA Jalani Tes CD4

Persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Dinkes Tulungagung mewajibkan para ODHA menjalani tes CD4.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Tulungagung, 2021. 

Reporter: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung mewajibkan para orang dengan HIV/AIDS (ODHA) untuk melakukan tes CD4.

Kewajiban ini sebagai persiapan rencana vaksinasi Covid-19 (virus Corona), yang juga menyasar para ODHA.

Tes CD4 adalah tes darah untuk mengukur jumlah CD4 positif, yaitu sel darah putih dalam sistem imun.

Syarat ODHA bisa menerima vaksin adalah CD4-nya di atas 200.

“Jika CD4 di bawah 200, maka vaksin yang dimasukkan tidak akan membentuk antibodi,” terang Kasi P2PM Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Muhroji, Minggu (28/2/2021).

Selain tes CD4, bisa juga menggunakan tes viraload.

Baca juga: Akibat Diterjang Banjir, Jembatan di Lumajang Putus dan Terjatuh ke Sungai, Warga Heboh

Baca juga: Polres Tulungagung Pasang Papan Larangan Penambangan Pasir di Sungai Brantas, Ancam Beri Tindakan

Tes ini untuk mendetaksi virus HIV yang ada di dalam darah.

Disarankan hasil tes viraload ini undetected (tidak terdeteksi) untuk bisa menerima vaksin.

“Tapi tes viraload ini mahal, kalau mandiri bisa mencapai Rp 2.000.000,” sambung Muhroji.

Karena itu para ODHA diwajibkan tes CD4 saat mengambil ARV (antiretroviral) atau anti virus.

Ada 7 Puskesmas dan 2 rumah sakit tempat para ODHA mengakses ARV.

Baca juga: 48 Hektare Aset Pemkab Tulungagung Bekas Sungai Ngrowo Masih Dikuasai Warga, DPKP Mendata Ulang

Baca juga: Putus Penularan Covid-19, Pemkab Ponorogo Optimalkan Distribusi Vaksin Menuju Herd Immunity

Diharapkan sebelum pelaksanaan vaksin untuk warga, tes sudah dilakukan.

“Sejak Januari kami sudah woro-woro kepada semua ODHA, harus mulai tes. Kalau nanti dilaksanakan vaksinasi semua sudah siap,” tegas Muhroji.

Selama ini, para ODHA bisa titip untuk mengambil ARV.

Namun untuk memantau dan memastikan mereka tes CD4, Dinkes mensyarakatkan hanya bisa dua kali titip.

Baca juga: Niat Perbaiki Rumah, Petani di Tulungagung Malah Masuk Penjara Karena Potong Kayu Jati Perhutani

Baca juga: Jembatan Ngrebo Kota Blitar Jebol Bahayakan Pengendara, Dinas PUPR Mengecek ke Lokasi

Saat akan mengambil ARV yang ke-3, mereka wajib datang agar bisa dites.

“Selain itu kami perlu memantau mereka, kondisinya harus membaik setelah mengakses ARV. Kalau kondisi memburuk, padahal sudah mengakses ARV, maka perlu ada evaluasi,” tandas Muhroji.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved