Breaking News:

Baru 2.500 Guru di Bondowoso Sudah Menerima Vaksin, Ini Harapan Dindikbud

ribuan guru di Bondowoso sudah menerima vaksin. Namun, jumlah tersebut masih di bawah target. Sehingga proses vaksinasi untuk guru terus dilaksanakan

TRIBUNJATIM.COM/DANENDRA KUSUMA
Tenaga kesehatan (nakes) dan non nakes RSUD dr Koesnadi Bondowoso tengah menjalani proses vaksinasi Covid-19, Kamis (28/1/2021). 

Penulis : Danendra kusuma | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Sebanyak ribuan guru di Bondowoso sudah menerima vaksin. Namun, jumlah tersebut masih di bawah target. Sehingga proses vaksinasi untuk guru terus dilaksanakan secara bertahap.

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Mohammad Imron mengatakan vaksinasi dengan sasaran guru dilaksanakan mulai 1-4 Maret 2021 untuk Guru SMA.

Sedangkan guru PAUD sampai SMP dilangsungkan sedari tanggal 3 hingga 9 Maret 2021.

"Tahap pertama, sasaran guru SMA berjumlah 1000 guru dan guru Paud-SMP sebanyak 1500 guru. Saat ini, mereka sudah menerima dosis ke-2," katanya, Sabtu (27/3).

Imron menjelaskan, proses vaksinasi bagi guru ini belum tuntas. Penyebabnya, logistik vaksin Covid-19 Sinovac yang dikirimkan ke Bondowoso jumlahnya terbatas.

Walhasil, untuk sementara, penerima vaksin diprioritaskan untuk guru PNS.

Baca juga: Kasus Dugaan Penculikan Bocah 7 Tahun Disoro Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Baca juga: Calona Mahasiswa Termuda Unair, Sekeluarga Menangis Haru Lihat Pengumuman SNMPTN

Baca juga: Lanjutkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Tiga, Masyarakat Sumenep Diminta Menyiapkan Diri

"Vaksinasi guru bakal berlanjut. Kami akan melakukan pendataan sembari menunggu kiriman logistik vaksin. Pada akhirnya, seluruh guru akan menerima vaksin, baik guru swasta, guru honorer serta tenaga kependidikan," ungkapnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso, Haeriyah Yuliati menyebutkan pihaknya memprioritaskan guru SMP untuk divaksin.

Itu sebagai persiapan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

Dua pekan lalu, uji coba PTM dilaksankan di SMPN 1, SMPN 3, SMP Wringin, SMPN 1 Prajekan dan SMPN 2 Maesan.

"Tahap pertama, kami mendapat jatah sasaran vaksin sebanyak 1500 guru. Masih banyak yang belum divaksin," paparnya.

"Saya berharap vaksinasi untuk guru bisa rampung sebelum tahun ajaran baru atau Juli. Pasalnya, arahan presiden dan Kemendikbud sekolah bisa melaksanakan PTM pada tahun ajaran baru," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved