Breaking News:

Polda Jatim Gerak Cepat Proses Laporan AJI terkait Dugaan Kekerasan Koresponden TEMPO Media

Kepolisian Polda Jatim gerak cepat atas pelaporan dugaan kekerasan yang dialami oleh Koresponden Tempo, Nurhadi.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko. 

Reporter : Syamsul Arifin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepolisian Polda Jatim gerak cepat atas pelaporan dugaan kekerasan yang dialami oleh Koresponden Tempo, Nurhadi.

Disebutkan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko bahwa pihaknya akan memproses hal ini.

"Jadi benar, teman-teman dari AJI melapor ke SPKT Polda terkait adanya kejadian dugaan penganiayaan terhadap salah satu awak media yang ada di Jatim. Saat ini masih dilakukan proses pemeriksaan diharapkan bisa ditindaklanjuti prosesnya," kata Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Senin, (29/3/2021).

Dari SPKT, telah dibuatkan laporan polisi dengan tanda bukti laporan nomor : TBL-B/176/III/RES.1.6/2021/UM/SPKT Polda Jatim.

"Dari SPKT tadi dibuatkan laporan polisinya, untuk ditindak lanjuti. Nantinya, juga akan dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan (jurnalis)," tambah Kabid Humas.

Diketahui, Selama tiga jam lebih, Koresponden Tempo, Nurhadi menjalani proses laporan di SPKT Polda Jatim terkait dugaan penganiayaan yang dialaminya saat menjalankan tugas jurnalis.

Ia ditemani oleh pidhk dari Aliansi Anti Kekerasan Terhadap Jurnalis, AJI Surabaya LBH Surabaya LBH Lentera dan KontraS.

Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Eben Haezer Panca mengatakan pada prinsipnya pihaknya mendesak kepolisian agar mengusut tuntas kasus ini.

"Karena kami berharap kinerja ini sangat profesional kami menduga ada oknum aparat penegak hukum menurut pengakuan dari saudara Hadi juga. Kami mohon dukungannya," katanya, Minggu, (28/3/2021) kemarin.

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved