Cara Mudah

Cara Mengubah Data Kepesertaan BPJS Kesehatan Lewat Mobile JKN dan WhatsApp Pandawa, Cek Langkahnya!

Simak cara mengubah data kepesertaan BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN.

Editor: Adi Sasono
jamkesnews.com
Ilustrasi aplikasi BPJS Kesehatan. 

Editor: Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM - Simak cara mengubah data kepesertaan BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN.

BPJS Kesehatan atau Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) adalah layanan jaminan kesehatan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat.

Dengan BPJS Kesehatan, masyarakat bisa memperoleh banyak manfaat. 

Baca juga: Cara Mengecek Terdaftar Penerima BLT UMKM Rp 1,2 Juta atau Tidak, Lihat Panduan Menurut Pihak BRI

Mengutip laman bpjs-kesehatan.go.id, layanan BPJS Kesehatan diberikan kepada seluruh masyarakat yang sudah mendaftar dan membayar iuran rutin atau yang iurannya ditanggung oleh pemerintah.

Adapun yang bisa menjadi peserta BPJS Kesehatan adalah para Penerima Bantuan Iuran (PBI) jaminan yaitu fakir miskin dan masyarakat tak mampu, masyarakat bukan penerima bantuan yaitu Pekerja Penerima Upah (PPU) dan PPU penyelenggara negara.

Selain itu, ada juga peserta PPU non penyelanggara negara, Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), golongan Bukan Pekerja (BP).

Bukan Pekerja ini adalah orang yang iurannya tidak dibayari pemerintah, dan bukan PPU serta PBPU.

Ketika sudah menjadi peserta, terkadang ada hal-hal yang terjadi yang mengharuskan ada perubahan data.

Baca juga: Cara Mengatur Minum Air Putih saat Puasa Ramadan 2021, Simak Penjelasan Dokter dan Ahli Gizi

Ilustrasi aplikasi BPJS Kesehatan.
Ilustrasi aplikasi BPJS Kesehatan. (jamkesnews.com)

Atau, dari awal Anda salah input data sehingga harus ada perubahan soal info kependudukan.

Nah, berikut ini adalah alur yang bisa Anda tempuh untuk mengubah data kependudukan dalam kartu BPJS Kesehatan.

Data kependudukan di sini bisa berupa NIK, nama, tanggal lahir, jenis kelamin juga alamat domisili.

Untuk peserta non PBI, persyaratan untuk mengubah data kependudukan ini adalah e-KTP, Kartu Keluarga (KK), dan kartu identitas peserta JKN KIS. 

Untuk peserta PBI, ada dokumen tambahan yaitu dokumen pengesahan dari lurah atau kepala desa.

Baca juga: Cara Mendapatkan Diskon Listrik PLN Periode April-Juni 2021, Besaran Kini Berbeda, Cek Rinciannya

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved