Breaking News:

Berita Tuban

Masih Banyak Guru di Tuban yang Belum Divaksin, Dinkes: Baru 4500 Guru

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban,Dr Atik Supartiningsih mengatakan,guru dan dosen 18 Ribu

SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi dengan para pimpinan jajaran vertikal di Jawa Timur memantau kegiatan vaksinasi untuk pedagang pasar tradisional di Pasar Baru Tuban, Sabtu (20/3/2021). 

Reporter : Mochamad Sudarsono | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Rencana pembelajaran tatap muka mendapat angin segar setelah terbit Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Agama (Menag) pada 30 Maret 2021.

Salah satu indikator pembelajaran tatap muka yang rencananya dimulai Juli mendatang yaitu guru harus sudah divaksin.

Namun, hingga kini proses vaksinasi terhadap guru masih berlangsung.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Dr Atik Supartiningsih mengatakan, jumlah guru dan dosen ada sebanyak 18 ribu.

Data yang masuk baru 4500 yang telah menerima vaksinasi, jadi belum semuanya selesai divaksin.

"Baru 4500 guru yang divaksin dari 18 ribu," ujar Atik menanggapi rencana pembelajaran tatap muka, Selasa (6/4/2021).

Menurut Atik, seluruh guru dan tenaga pengajar di Kabupaten Tuban ditargetkan selesai divaksin pada Juni 2021.

Untuk pembelajaran tatap muka harus mematuhi sejumlah protokol kesehatan.

Baca juga: Anggota Wantimpres, Habib Luthfi Harapkan Petrokimia Gresik Terus Berinovasi Untuk Ketahanan Pangan

Baca juga: Gus Baha : Punya Istri Cerewet Ternyata Syarat Jadi Wali Allah

Baca juga: Bupati Gresik, Gus Yani Targetkan Guru Honorer di Gresik Terima SK Tahun ini

Di antaranya, siswa dan guru diwajibkan menggunakan masker yang diimbangi pengawasan ketat oleh pihak sekolah. Siswa juga perlu dibekali hand sanitizer.

Di samping itu, lembaga pendidikan diharapkan mengombinasikan antara pembelajaran tatap muka dan daring.

"Pembatasan jumlah siswa dalam satu kelas maksimal 50 persen dari kapasitas ruang dan diatur berjarak 1,5 meter. Diusahakan siswa tidak makan minum bersama ketika di sekolah," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Berita tentang Vaksin Guru

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved