Breaking News:

Ngaji Gus Baha

Gus Baha : Punya Istri Cerewet Ternyata Syarat Jadi Wali Allah

- KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha bercerita tentang kisah seorang yang menjadi Wali Allah (waliyullah) karena takut terhad

jatim.nu.or.id
Gus Baha atau yang kerap disebut kiai kekinian. 

Penulis : Yoni Iskandar | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha bercerita tentang kisah seorang yang menjadi Wali Allah (waliyullah) karena takut terhadap istri.

"Orang kalau ingat hubungannya dengan Allah hanya hubungan nikmat, maka itu pasti yatawalladu minha al-mahabbah was-syukru. Apabila sudah syukur, sebagaimana menurut dawuh Syekh Nawawi, “Wal-istighal bis-syukkri batinan wa dhahiran kama yuhibbuhu wa yardhohu”. Itu yang kita harapkan adalah yuhibbuhu wa yardhohu, akhirnya Allah suka kamu dan ridho kamu," kata Gus baha dalam mengawali dalam suatu majelis pengajian kitab bersama para santri.

Jadi, meskipun memiliki istri judes (galak) menurut Gus baha, tapi jadi wali. Bahkan, di antara syarat sebagian “wali” harus memiliki istri judes.

"Ini syarat yang agak berat. Tapi, kalau itu satu-satunya cara, ya silahkan saja. Saya kemarin hari Sabtu pergi ke Sarang (Kabupaten Rembang) ada Menristekdikti di acara Gus Ghofur. Di acara itu Gus Ghofur cerita dalam suatu kitab. Ada seorang Sahabat Nabi itu unik. Sebenarnya (statusnya) tidak Sahabat, tapi Sahabat. Satu-satunya orang nyakang di dunia itu dua; tidak Sahabat tapi Sahabat dan Sahabat tapi tidak Sahabat. Namanya Abu Muslim Al-Khalani. Saya punya kitab Tarjamu Abu Muslim Al-Khalani. Saya punya banyak tentang keramat Abu Muslim Al Khalani. Sebagian saya dapat dari kitab Fatkhul Bari," beber Kiai Muda asal Narukan tersebut.

Menurut cerita Gus Baha, Gus Ghofur sudah cerita, Abu Muslim Al-Khalani itu sudah Islam sejak zaman Nabi tapi tidak pernah bertemu Nabi. Dia masuk Islam karena biyadisshohabat (tuntunan Sahabat).

Tetangga-tetangga Abu Muslim sudah sowan Nabi, namun dia belum sempat sowan Nabi. Akhirnya dia termasuk tabi’in padahal dia hidup pas zaman Nabi.

Setelah dia iman dan pintar, lalu datang ke Madinah. Karena perjalanan dulu susah, ketika sampai Madinah Rasulullah sudah wafat. Oleh karena itu, dia tidak dihitung Sahabat karena tidak pernah melihat Nabi.

"Sebenarnya mirip Uwais, tapi ada beberapa riwayat yang menyebut Uwais bertemu Nabi, tapi tidak juga sebetulnya. Abu Muslim Al-Khalani mempunyai keramat yang terkenal di antaranya, ketika dia pulang sowan Nabi tapi tidak ketemu, justru menjadi keramat bagi dirinya. Setelah itu Abu Muslim, lalu yang pertama ditanyakan oleh istrinya, “Pak nduwe duek ora” (Pak, punya uang tidak?). Jadi, tidak tanya apa ketemu Nabi atau tidak. Itu tidak penting mungkin bagi istrinya," jelasnya.

Baca juga: Gus Baha : Tips Memilih Teman dan Tangis Gus Baha ke TKI

Baca juga: Gus Baha : Kalau Berbuat Maksiat Jangan Diceritakan, Imbasnya Ini

Baca juga: Hasil Real Madrid Vs Liverpool - Brace Titisan Ronaldo, Bawa Los Blancos Taklukkan The Reds

"Allahu Karim, itu belum sowan kiai, sowan Nabi lho tidak ditanya ketemu apa tidak, tanyanya punya uang apa tidak. Jadi ada lelaki yang pulang ngaji masih membawa kitab Nashoihul ibad terus ditanya belanja itu tidak apa-apa. Karena itu seperti Abu Muslim Al-Khalani. “Pak onok duwek (Pak ada uang)?”

Halaman
1234
Penulis: Yoni Iskandar
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved