Berita Trenggalek
Sukses Budidaya Cacing dari Dataran Afrika, Bapak 2 Anak di Trenggalek Bisa Raup Rp 4 Juta Per Bulan
Sukses budidaya cacing jenis African Night Crawler (ANC). Maryanto, warga Desa Ngares, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek raup Rp 4 juta per bulan.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Hefty Suud
Dengan modal ilmu yang cukup, ia kembali lagi melakukan budidaya cacing. Namun, kali ini lebih berhati-hati.
Ia belajar bukan hanya soal cara mengembangbiakkan cacing, tapi juga cara menciptakan pasar.
“Alhamdulillah mulai 2016, sudah survive sampai sekarang ini,” sambungnya.
Untuk membudidayakan cacing ANC, Maryanto menggunakan media yang ia ciptakan sendiri dari hasil pengalamannya bertemu para peternak ulung.
Sementara untuk pasar, ia kini menjadi salah satu rujukan para peternak burung, ikan, dan petambak udang vaname.
“Yang beli dari berbagai daerah. Trenggalek paling banyak. Tapi sering juga dari Kediri, Nganjuk, dan sekitarnya,” sambungnya.
Dalam sebulan, Maryanto bisa panen hingga hampir 100 kilogram. Harga jualnya Rp 45 ribu per kilogram.
Dari pengalamannya jatuh bangun, ia pun tak pelit membagi ilmu kepada para peternak cacing baru di Kabupaten Trenggalek.
Maryanto kini memiliki rekan kerja pembudidaya sebanyak enam orang.
“Jadi mereka ambil bibit dari sini. Belajar di sini. Nanti kalau mereka panen, jualnya juga di sini,” pungkasnya.
Berita tentang Trenggalek
Berita tentang Jawa Timur