Ramadan 2021

Diet Seimbang Saat Puasa Ramadan Ala Founder Rotten Egg Diet: Jangan Terjebak Takjil Manis-manis

Verawaty Budiyanto Founder Rotten Egg Diet bagikan tip diet seimbang saat menjalani ibadah puasa Ramadan 2021: jangan terjebak takjul manis-manis.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM/Dok pribadi Verawaty Budiyanto
Verawaty Budiyanto, Founder Rotten Egg Diet dan Urban Athletes dan beberapa contoh makanan untuk diet dengan tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi harian. 

Reporter: Melia Luthfi Husnika | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Beberapa orang melakukan diet untuk menjaga pola hidup sehat atau bertujuan menurunkan berat badan. 

Jika ingin terus diet saat sedang menjalankan ibabah puasa, harus memperhatikan beberapa hal, diantaranya asupan nutrisi.

Sebab, asupan nutrisi yang tidak tepat bukan hanya menjadikan diet gagal, namun juga tak baik untuk kesehatan.

Untuk itu, Verawaty Budiyanto Founder Rotten Egg Diet membagikan tip diet seimbang yang tepat.

Baca juga: Nathalie Holscher Hapus Semua Foto Sule, Isu Keretakan Mencuat, Unggah Foto Menangis: Cukup!

Baca juga: Kepayahan, Aurel sampai Panik Atta Rajin Ajak Berhubungan Intim, Suami: Tiap Hari Itu Harus Sering

"Diet seimbang kuncinya memenuhi asupan makro nutrisi dan mikro nutrisi. Supaya meskipun menjalankan diet saat puasa tetap kuat," ujar Verawaty Budiyanto, Senin (19/4/2021).

Ia menuturkan, selama ini masih banyak pelaku diet yang salah menerapkan pola konsumsi harian.

"Seharusnya kalau mau diet harus dibawah pengawasan ahli. Tapi kalau diet seimbang harus tahu dulu kebutuhan tubuhnya apa saja," ujarnya.

Terkait makro nutrisi, Verawaty menjelaskan, merupakan makanan-makanan pokok yang biasa dikonsumsi seperti lemak, protein dan karbohidrat.

Lemak sendiri bisa ditemukan di daging dan minyak, protein dalam lauk pauk serta karbohidrat pada nasi dan umbi-umbian.

Baca juga: Legen Menu Buka Puasa Pelepas Haus Khas Tuban, Warna Keruh dan Berbusa Berarti Kualitas Asli

Baca juga: Mengintip Menu Buka Puasa Lamb Ouzi, Paha Kambing Australia Marinasi Yogurt dan Arabic Apice

"Meskipun diet mengurangi jumlah asupan masakan supaya tidak berlebihan, konsumsi lemak, protein dan karbohidrat harus tetap ada. Karena ini kebutuhan pokok dalam diet seimbang," jelasnya.

Berbeda dengan makro nutrisi, mikro nutrisi adalah kandungan yang ada di dalam makanan dalam kategori makro nutrisi.

"Misalnya, nasi sebagai karbohidrat dia memiliki kandungan apa saja. Begitu juga dengan protein dan lemak. Dalam makanan makro itu mengandung vitamin apa saja yang dibutuhkan tubuh. Ini penting diperhatikan. Karena banyak orang yang fokus pada makro tapi melupakan mikro," ia memaparkan.

Selain makro nutrisi dan mikro nutrisi, Verawaty menyarankan untuk melengkapi asupan dengan konsumsi multivitamin dan mineral.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved