Ramadan 2021
Cara Diet Sehat Selama Ramadan, Agar Tak Merasa Puasa Kok Gendut, Ini Tips Kondisi Badan Tetap Ideal
Ada yang cenderung saat puasa merasa sangat lapar, kemudian saat berbuka puasa makan secara berlebihan.
Editor: Ficca Ayu Saraswaty
TRIBUNJATIM.COM - Pernahkah Anda merasa puasa kok gendut?
Mungkin ada beberapa dari Anda yang merasa selama puasa berat badan bertambah, bukan makin turun.
Padahal saat puasa biasanya konsumsi jumlah makan seseorang berkurang.
Lalu apa penyebab Anda mengalami hal demikian?
Simak trik diet selama Bulan Ramadan berikut ini.
Baca juga: Manfaat Kurma Sebagai Menu Buka Puasa, Ahli Gizi Universitas Airlangga: Sangatlah Baik dan Worth It
Selama bulan Ramadan, setiap orang kerap membayangkan dirinya memiliki Berat Badan Ideal.
Lalu saat hari raya tiba, bebas untuk tampil maksimal dengan busana terbaik tanpa keluhan sesak di sana sini.
Namun nyatanya, ketika berpuasa, berat tubuh cenderung meningkat. Duh, puasa kok gendut?
Ada yang cenderung saat puasa merasa sangat lapar, kemudian saat berbuka puasa makan secara berlebihan.
Imbasnya berat badan meningkat, hingga kadar lemak darah sampai tensi darah melonjak.

Baca juga: Kisah Ramadan Pelajar Indonesia Puasa 16 Jam di Turki-Inggris, Tak Ada Azan hingga Masjid Dihidupkan
Padahal menurut ahli gizi Anjas Kusmarani, S. Tr. Gz, puasa dikatakan berhasil jika berat badan tetap terjaga dan ideal.
Kadar lemak membaik dan kadar gula stabil. Anjaz Kusmarani pun membagikan tips agar kondisi badan tetap ideal.
Pertama adalah jangan melewatkan waktu sahur. Seperti yang sering disampaikan nabi jika sahur merupakan suatu amalan yang penting untuk dilakukan.
Di sisi lain, sahur membantu untuk melewati puasa agar tetap berenergi. Sehingga dapat menjalankan aktivitas seperti biasa.
Baca juga: 3 Cara Memilih Timun Suri Bagus dan Segar, Buah Musiman Ramadan, Simak Trik Ahli Hortikultura IPB

Selama berpuasa, asupan kalori di saat sahur disarankan oleh ahli gizi 40% adalah dari kebutuhan kalori sehari-hari.
Bukan berarti meniadakan karbohidrat karena penting sebagai sumber tenaga. Harus disesuaikan oleh kebutuhan kalori masing-masing.
"Kalau untuk sahur mengandung protein, karbohidrat, kemudian sayur dan buah-buahan," katanya dalam live streaming, Rabu, (21/4/2021).
Kedua adalah memilih jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh. Disarankan untuk konsumsi karbohidrat komplek.
Baca juga: Cara Memilih Pisang untuk Membuat Kolak, Pilih yang Matang hingga Jangan Terkecoh dengan Warna Kulit
Sehingga dicerna secara perlahan-lahan dan dapat mempertahankan rasa lapar. Contohnya masih putih bisa digantikan dengan beras merah.
"Kalau kalori 500-600 kalori porsi untuk orang normal itu adalah 8 sendok makan. Sedangkan bagi mereka yang ingin mengurangi berat badan bisa dikurangi dua tiga sendok," katanya lagi.
Ketiga adalah mengendalikan porsi. Seperti yang dikatakan sebelumnya, setiap orang memiliki porsi masing-masing. Untuk mereka yang memiliki berat badan normal, membutuhkan kalori hingga 1700 per-harinya. Sedangkan jika memiliki tujuan berat badan, kurangi 300-500 kalori.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Puasa Kok Tambah Gendut? Ini Trik Diet Sehat Selama Ramadan
---
Ikuti berita seputar Ramadan 2021 dan berita Jatim lainnya