Breaking News:

Berita Gresik

Pelaku Kejahatan Incar Anak Dibawah Umur dan Perempuan

Polisi Gresik menunjukan hasil tangkapan di halaman Mapolres Gresik. Sebanyak 20 kasus dengan 24 tersangka berhasil diungkap selama Maret - April 2021

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Willy Abraham/Tribunjatim
Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto memimpin press release di halaman Mapolres Gresik, Senin (10/5/2021). 

Reporter : Willy abraham | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Polisi Gresik menunjukan hasil tangkapan di halaman Mapolres Gresik. Sebanyak 20 kasus dengan 24 tersangka berhasil diungkap selama Maret - April 2021. Ternyata, korban yang diincar para tersangka adalah perempuan dan anak dibawah umur.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, modus yang digunakan pelaku kejahatan cara lama. Ada yang eksekusi ada yang mengawasi

Misalnya, korban kasus Curat dan Curas yakni anak dibawah umur dan para perempuan. Karena, korban seusia mereka dianggap tidak mampu melakukan perlawanan.

"Target korban perempuan dan anak dibawah umur lebih mudah beraksi," ucapnya saat press release di halaman Mapolres Gresik, Senin (10/5/2021).

Kemudian kasus curanmor. Targetnya, kendaraan yang jauh dari pantauan pemiliknya. Tersangka ada yang membawa kunci T, ada pula dan mencuri karena kelalaian pemiliknya.

Baca juga: Polres Gresik Gulung 24 Pelaku Kejahatan

"Untuk itu kami imbau kepada masyarakat agar melindungi barang berharga masing-masing. Jangan beri peluang atau kesempatan bagi pelaku kejahatan untuk beraksi. Misalnya dengan cara menambah kunci ganda pada sepeda motor, parkir di tempat yang aman dan simpan barang berharga pada tempatnya,” terabg alumnus Akpol 2001 ini.

Salah satu tersangka, Arif Wicaksono mengaku nekat mencuri motor karena ada kesempatan. Kunci motor masih melekat.

Pemuda asal Surabaya bercerita, saat itu hendak mancing ke wilayah Gresik. Saat masuk wilayah Gresik Kota, dirinya melihat ada motor terparkir. Kondisi kunci masih menempel. Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan. Motor langsung dibawa kabur.

Aksi yang dilakukan mengantarkannya ke penjara. Dia harus menjalani lebaran pertama di dalam tahanan. Kumpul tersangka lain.

"Karena ada kesempatan pak, iya sekarang menyesal. Kasihan anak dan istri," kata Arif Wicaksono saat di Mapolres Gresik kepada TribunJatim.com.

Berita tentang Polres gresik

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved