Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Hari Raya Idul Fitri 2021

Puasa Qadha atau Syawal Dulu? Berikut Penjelasan Hukumnya, Lengkap Jadwal Puasa Syawal 1442 H/2021

Setelah puasa Ramadan usai dilanjut puasa Syawal. Lantas sebenarnya lebih didahulukan mana puasa Syawal atau puasa Qadha?

Ajmer Sharif Dargah – Khwaja Gharib Nawaz
ILUSTRASI Manakah yang lebih didahulukan, puasa Qadha atau puasa Syawal? 

Bila Anda terlambat untuk berniat di pagi hari, dengan syarat belum makan dan minum, maka niat mengerjakan puasa Syawal masih dianggap sah.

Anda juga dianjurkan untuk melafalkan niat puasa Syawal pada siang hari.

Berikut ini lafal atau bacaan niat puasa Syawal bila terlambat niat:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

"Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawwal hari ini karena Allah SWT."

Seperti puasa pada umumnya, Anda bisa berbuka puasa setelah matahari terbenam atau ketika waktu magrib.

Bacaan doa berbuka puasa

Terdapat sebuah hadis shahih tentang doa berbuka puasa, yang diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

“Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah-ed.”

"Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki." (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud [2/306, nomor 2357] dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, nomor 4678)

Ikuti berita Jawa Timur terkini lainnya

Sumber: TribunNewsmaker
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved