Breaking News:

Berita Banyuwangi

Ngantor di Desa, Bupati Banyuwangi Gelar Rapat Gerakan Jemput Bola Pelajar Miskin Jelang PPDB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali berkantor di desa, Kamis (27/5/2021), program yang rutin dia lakukan sejak dilantik pada 26 Februari 2021

Penulis: Haorrahman
Editor: Ndaru Wijayanto
surya/haorrahman
Dari Balai Desa Kumendung, Bupati Ipuk memimpin rapat penyiapan gerakan jemput bola menjelang masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dibuka awal Juni. 

Reporter: Haorrahman I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali berkantor di desa, Kamis (27/5/2021), program yang rutin dia lakukan sejak dilantik pada 26 Februari 2021 lalu.

Kali ini, Ipuk berkantor dan berkeliling seharian di Desa Kemendung, Kecamatan Muncar.

Selain membantu menuntaskan urusan warga desa, mulai administrasi kependudukan, usaha mikro, pendidikan, sampai jaminan sosial; Ipuk juga membahas program skala kabupaten.

Dari Balai Desa Kumendung, Ipuk memimpin rapat penyiapan gerakan jemput bola menjelang masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dibuka awal Juni.

Rapat itu dikuti Dinas Pendidikan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan tingkat kecamatan, Kepala SD dan SMP Negeri di 150 titik melalui virtual. 

"Ini harus menjadi perhatian kita semua. PPDB adalah fase krusial. Kita harus bantu pelajar dari keluarga tidak mampu agar tidak putus sekolah," kata Ipuk.

Bupati perempuan itu mengatakan, pandemi Covid-19 berpotensi meningkatkan angka anak putus sekolah. Karena kondisi ekonomi keluarga berubah saat pandemi. Banyak faktor yang bisa menjadi pemicunya.

“Ada anak yang diminta bantu orang tua bekerja. Belum lagi kalau kita bicara akses internet untuk mendaftar PPDB, maka kita jemput bola mereka,” ujar Ipuk.

“PPDB ini sistem, di situ ada mekanisme yang harus dicermati, seperti pagu sekolah, kemudian harus buka website PPDB. Untuk buka website saja, kan keluarga kurang mampu bisa jadi kesulitan. Makanya harus jemput bola, harus kita dampingi,” tegas Ipuk.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved