Apotek Online Lifepack

Waspadai Chikungunya, Gejala Chikungunya Dapat Menjadi Parah dan Melumpuhkan

Waspadai bahaya chikungunya, gejala chikungunya dapat menjadi parah dan melumpuhkan, meski jarang menimbulkan kematian.

Editor: Dwi Prastika
Wolfgang Hasselman dari Unsplash
Ilustrasi nyamuk penyebab chikungunya. 

TRIBUNJATIM.COM - Chikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus chikungunya. Virus ini ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk. Virus ini termasuk genus alphavirus (“group A” arthropod-borne viruses), sedangkan demam berdarah dengue disebabkan oleh “group B” arthropod-borne viruses.

Informasi

Penyakit ini ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus. Virus ini tidak dapat ditularkan dari orang ke orang. Gejala utama infeksi virus chikungunya adalah demam tinggi disertai dengan nyeri sendi yang hebat.

Gejala

Pada sebagian besar kasus, pasien yang terinfeksi virus chikungunya akan mengalami beberapa gejala. Gejala biasanya dimulai dari 3-7 hari setelah digigit nyamuk yang terinfeksi. Beberapa gejala yang dapat muncul, antara lain:

●       Demam

●       Nyeri sendi terutama sendi lutut, pergelangan, dan jari

●       Nyeri kepala

●       Nyeri otot

●       Bengkak pada sendi

●       Mual

●       Lemas

●       Ruam kemerahan

Gejala chikungunya menyerupai penyakit lain yang disebarkan oleh nyamuk, seperti demam berdarah atau virus Zika. Gejala chikungunya dapat menjadi parah dan melumpuhkan, namun jarang menimbulkan kematian. Sebagian besar pasien merasa gejala membaik dalam waktu satu minggu. Namun, pada beberapa kasus, nyeri sendi dapat berlangsung selama berbulan-bulan.

Virus ini dapat menimbulkan gejala yang lebih parah pada bayi baru lahir, pasien yang berusia di atas 65 tahun, dan orang yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit jantung. Segera konsultasikan ke dokter apabila pasien memiliki kondisi seperti yang disebutkan.

Ilustrasi
Ilustrasi (Medical News Today)
Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved