Apotek Online Lifepack

Waspadai Chikungunya, Gejala Chikungunya Dapat Menjadi Parah dan Melumpuhkan

Waspadai bahaya chikungunya, gejala chikungunya dapat menjadi parah dan melumpuhkan, meski jarang menimbulkan kematian.

Editor: Dwi Prastika
Wolfgang Hasselman dari Unsplash
Ilustrasi nyamuk penyebab chikungunya. 

Penyebab

Chikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus chikungunya. Virus chikungunya ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk. Sama seperti demam berdarah, virus ini ditransmisikan melalui gigitan nyamuk betina spesies Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus. Penyakit ini tidak dapat ditularkan dari manusia ke manusia.

Faktor Risiko

Terdapat tiga faktor yang memegang peranan dalam penularan penyakit chikungunya, yaitu manusia, virus, dan vektor perantara (nyamuk). Beberapa faktor yang memicu timbulnya Kejadian Luar Biasa (KLB) chikungunya antara lain:

●       Perpindahan penduduk dari daerah yang terinfeksi

●       Sanitasi lingkungan yang buruk

●       Berkembangnya penyebaran dan kepadatan nyamuk

Diagnosis

Untuk mendiagnosis chikungunya, dokter akan melakukan wawancara klinis dan pemeriksaan fisik. Diagnosis dini chikungunya dilakukan berdasarkan pada kecurigaan klinis yang tinggi berdasarkan epidemiologi dan presentasi klinis yang mencakup trias demam tinggi, ruam, dan manifestasi keluhan sendi terkait.

Infeksi chikungunya dapat dikonfirmasi melalui pemeriksaan penunjang seperti:

●       Tes serologis. Metode ini menggunakan pemeriksaan enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA) untuk melihat antibodi IgM atau IgG terhadap virus chikungunya. Hasil pemeriksaan akan positif apabila diperiksa pada hari ke 5-7 setelah infeksi.

●       Kultur virus. Virus chikungunya dapat di kultur sejak 3 hari setelah infeksi.

●       Diagnosis molekuler. Metode ini digunakan untuk mendeteksi RNA virus chikungunya dari darah menggunakan reverse transcriptase-polymerase chain reaction (RT-PCR).

Pengobatan

Tidak ada pengobatan anti-virus spesifik pada penyakit chikungunya. Sebagian besar pasien membaik dengan sendirinya dan dapat pulih sepenuhnya (self limiting disease). Pengobatan bertujuan untuk mengurangi gejala yang dirasakan oleh pasien. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala yang dirasakan, antara lain:

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved