Mengenang Persahabatan Tokoh Konghucu Bingky Irawan dan Gus Dur, Masa Order Baru Jadi Saksi
Bingky Irawan tokoh pejuang emansipasi penganut petuah Konghucu di Indonesia. Berjuang bersama Gus Dur di era order baru.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Hefty Suud
Namun, kunci dari perjuangan hak emansipasi sipil warga Tionghoa berada pada kewenangan Gus Dur.
Pasalnya, ungkap Gatot, selama memegang tampuk kekuasaan sebagai Presiden RI, Gus Dur tidak menggunakan nalar politis yang berorientasi pada penghimpunan kepentingan dan kekuasaan semata.
Tapi, Gus Dur menggunakan nalar kebangsaan dan kenegaraan, sehingga memandang problem rasial terhadap warga Tionghoa saat itu, sebagai pertaruhan komitmen kepastian dan ketegasan hukum dalam menjamin hak kehidupan seluruh warga negara yang dijamin UU dan Pancasila.
"Tapi kunci utama ada di Gus dur. Kalau gus dur waktu itu tidak membuka kunci itu. Aku kira presiden-presiden berikutnya belum tentu. Karena perhitungannya adalah elektoral. Karena berapa sih banyaknya orang Konghucu, nah begitu lho," pungkasnya.
Berita tentang Bingky Irawan
Berita tentang Gus Dur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/potret-tokoh-konghucu-bingky-irawan.jpg)