Breaking News:

BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro Gelar Sosialisasi Program Sektor Jasa Konstruksi kepada OPD

Kembali BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro menggelar sosialisasi program sektor jasa konstruksi kepada organisasi perangkat daerah (OPD).

TribunJatim.com/istimewa
BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro ketika menggelar sosialisasi program sektor jasa konstruksi kepada organisasi perangkat daerah (OPD) di Bojonegoro, Kamis (3/6/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro kembali mensosialisasikan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) ke pekerja sektor jasa konstruksi (Jakon).

Kegiatan yang digelar Kamis (3/6/2021) ini dihadiri Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro, Dolik Yulianto, Kepala Bidang Kepesertaan Setyoningsih, dan 10 OPD Kabupaten Bojonegoro.

Selain itu, hadir juga Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Welly Fitrama sebagai narasumber pada acara ini.

Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Bojonegoro, Dolik Yulianto mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan adalah sebagai penyelenggara perlindungan ketenagakerjaan dalam sektor Jasa Konstruksi yang mempunyai kewajiban koordinasi dan sosialisasi bersama stakeholder terkait program tersebut, seperti organisasi perangkat daerah (OPD) yang mempunyai pekerjaan konstruksi.

"Menurut aturan perundang- undangan, seluruh pelaku usaha jasa konstruksi wajib untuk menjadi peserta," ujarnya.

Baca juga: BPJAMSOSTEK Bojonegoro dan Komisi IX DPR RI Sosialisasi Program Jaminan Sosial ke Pekerja Informal

Berdasarkan Instruksi Presiden / Inpres Nomor 2 Tahun 2021 yang jadi pedoman pelaksanaan optimalisasi perlindungan sosial ketenagakerjaan di lingkungan OPD terkait jasa konstruksi

Dolik Yulianto menjelaskan, ada empat program kemanfaatan BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian(JKM) , Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan yang baru Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

“Melalui program perlidungan jaminan sosial ketenagakerjaan, pemerintah memberikan perlindungan untuk menjamin kesejahteraan para pekerja," jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Welly Fitrama memberikan apresiasi kepada peserta yang hadir, terutama OPD.

“Bahwasanya OPD terkait Jakon sudah paham akan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, namun yang perlu di perhatikan adalah perlindungan bukan hanya pelaku usaha atau pemberi kerja tetapi juga tenaga kerja di proyek jasa konstruksi," terangnya.

Halaman
12
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved