Breaking News:

Berita Jatim

Nyaru Sebagai Polisi, Komplotan Pemuda Ini Tipu Penjual Ponsel Dengan Bukti Transfer Hasil Editan

Bermodal skill mengedit gambar tiga pemuda melakukan penipuan saat bertransaksi online. Satu diantaranya nyaru sebagai anggota polisi.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Samsul Arifin
Terdakwa penipuan online di Surabaya 

Struk itu diedit dengan atas nama Bagus Setyawan, SH menggunakan aplikasi Picsay Pro di Google.

“Selanjutnya terdakwa mengirimkan bukti transfer palsu yang disandingkan dengan kartu anggota Polri melalui WA. Yono pun percaya,  sepakat dan mengirim hp tersebut ke alamat Jalan Kranggan Gang 6 Kota Surabaya,” jelas Jaksa. 

Baca juga: Tak Ada yang Percaya Ucapan Bu Tien Sebelum Wafat, Petunjuk Kekuasaan Soeharto Bakal Berakhir

Saksi Yono kemudian mengirim Handphone pesanan terdakwa Renaldi ke alamat tersebut menggunakan jasa ojek online. 

Sesampainya di alamat yang tertulis di alamat pesanan Renaldi diterima oleh dua rekannya Ababil dan Aldi. 

Sesampainya, handphone tersebut ditangan Ababil dan Aldi, mereka menjualnya kembali seharga Rp 4 juta. 

“Bahwa terdakwa Renaldi tidak pernah melakukan pembayaran baik secara cash atau melalui transfer kepada saksi Yono. Bahwa Renaldi, Ababil, dan Aldi tidak ada mendapat izin dari saksi Yono dalam menjual kembali satu unit handphone merk Oppo Reno 5 warna Fantasy Silver dan mengakibatkan saksi Yono Rp 4,4 juta,” pungkas Yusuf.

Sementara itu, Dofir dan Hartono pengacara para terdakwa mengaku akan mengajukan eksepsi atas dakwaan itu. 

"Kami ajukan eksepsi pak,” katanya.

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved