Berita Surabaya

Maju Pemilihan Ketua IKA UA, Totok Lusida Ingin Memperkuat Kolaborasi Alumni Unair, Pemda & Pemprov

Maju dalam pemilihan Ketua IKA UA, Ketum REI Totok Lusida ingin memperkuat kolaborasi alumni Unair-Pemda-Pemprov.

TRIBUNJATIM.COM/HABIBUR ROHMAN
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Real Estate Indonesia (REI) Totok Lusida, mendeklarasikan diri maju dalam pemilihan Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (IKA UA) Surabaya, Sabtu (12/6/2021). 

Reporter: Bobby Constantine Koloway | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Real Estate Indonesia (REI) Totok Lusida, mendeklarasikan diri maju dalam pemilihan Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (IKA UA) Surabaya, Sabtu (12/6/2021). 

Sejumlah program disampaikan. Di antaranya, memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah, termasuk dengan Pemerintah Kota Surabaya

"Beberapa daerah sudah menyampaikan ke saya. Mereka mengajak untuk membangun daerah bersama para alumni Unair," kata Totok di Surabaya, Sabtu (12/6/2021). 

Oleh karenanya, Totok mengungkap pentingnya Ketua Umum IKA Unair berdomisili di Surabaya. Di antaranya, untuk memudahkan komunikasi bersama stakeholder yang ada. 

"Kami sejak awal ingin ketua umum yang berdomisili di basis, di Surabaya. Kenapa? Meskipun sudah ada internet, pertemuan secara langsung (offline) masih sangat diperlukan," kata Totok yang juga mantan Ketua REI Jatim ini. 

"Sehingga, kita (alumni) bisa komunikasi dengan Unair maupun stakeholder (pemangku kebijakan). Baik dengan wali kota maupun gubernur," kata Totok menjelaskan. 

Dalam hal kerja sama ke depan, ada beberapa hal yang ditawarkan. Menurut alumni Farmasi UA ini, banyak jebolan UA yang memiliki kapasitas keilmuan di berbagai bidang. 

Mereka siap diajak bersinergi.

"Kami siap membangun kepastian hukum, ekonomi, bidang kesehatan, dan beberapa bidang lainnya," katanya. 

Baca juga: Ketua Umum REI Totok Lusida Didorong Pimpin IKA Unair Surabaya, Disebut Peroleh Dukungan 60 Persen

Apalagi, masa pandemi Covid-19 (virus Corona) memaksa pemda untuk berkreasi dalam menjaga kestabilan ekonomi. Namun, dengan tetap menekan angka kasus Covid-19. 

"Melalui sistem otonomi dengan anggaran yang sangat mepet, kita semua membutuhkan kreasi dalam menggunakan APBD," katanya. 

"Bukan hanya swasta yang berjuang, pemerintah pun berjuang untuk memaksimalkan dana. Kreasi ini dari mana? Salah satunya lewat kerja sama dengan Unair," katanya. 

Rancangan kolaborasi alumni UA dengan pemerintah daerah ini dinilai mudah direalisasi. Apalagi, banyak kepala daerah yang juga merupakan alumni UA. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved