Breaking News:

Berita Kota Batu

Tukang Jahit di Kota Batu Lecehkan 6 Anak Saat Berebut Takjil, Ngaku 'Spontan, Suasana Aman'

Terjadi kasus pelecehan seksual yang dilakukan tukang jahit di Kota Batu. Korbannya enam anak saat berkerumun berebut takjil.

Penulis: Benni Indo | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/POLRES BATU
Tersangka M saat dimintai keterangan oleh penyidik di Polres Batu, Jumat (18/6/2021). 

Reporter: Benni Indo | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Belum selesai kasus dugaan pelecehan seksual di Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI), kasus serupa kembali terjadi di Kota Batu.

Kali ini, pelaku diketahui sebagai seorang tukang jahit di Desa Pesanggrahan.

Kasus ini terungkap saat orang tua korban melapor ke Polres Batu pada Mei lalu.

Saksi korban dugaan pelecehan seksual  juga turut hadir di Polres Batu.

Dari keterangan saksi korban itu, kemudian kepolisian melakukan pendalaman dengan melibatkan keterangan ahli psikolog. Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan visum.

Saat ini, pelaku berinisial M, berusia 50 tahun telah ditahan di Polres Batu.

Baca juga: LPAI Minta Polda Jatim Segera Umumkan Hasil Laporan Korban Dugaan Pelecehan Seksual di SPI Kota Batu

Kasat Reskrim Polres Batu, Ajun Komisaris Jeifson Sitorus menjelaskan, M ditahan polisi di Kabupaten Magetan. Kemudian dibawa ke Polres Batu.

Dari hasil interogasi, M telah melakukan tindak pelecehan seksual terhadap enam anak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved