Breaking News:

Berita Bangkalan

Empat Hari Angka Positif Covid-19 di Bangkalan Bertambah 376 Orang, Ramai Tagar ‘Bangkalan Bermasker

Lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan terus mengalami tren peningkatan. Bahkan dalam kurun waktu empat hari terhitung Rabu-Sabtu

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Januar Adi Sagita
TRIBUNJATIM.COM/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Pelaksanaan penyekatan di gerbang Jembatan Suramadu, hari ketiga, Selasa (8/6/2021). 

Reporter: Ahmad Faisol | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan terus mengalami tren peningkatan. Bahkan dalam kurun waktu empat hari terhitung Rabu-Sabtu (16-19/6/2021), Update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan mencatat tambahan angka positif terkonfirmasi menyentuh angka 376 orang dan pasien sembuh bertambah sejumlah 108 orang.  

Konisi ini memantik sejumlah masyarakat mulai ramai mengunggah profile picture menggunakan masker yang dijadikan status profil WhatsApp (WA) dengan tagar #BangkalanBermasker, #MaduraBermasker, dan tagline Maskermu melindungiku, Maskerku melindungimu.

Hal itu diawali melalui tagar #BangkalanBermasker pada status profil WA Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) dan tagar #MaduraBermasker yang diunggah Anggota Komisi VIII DPR RI asal Bangkalan, Hasani Bin Zuber (Ra Hasani) dalam status profil WA nya.

“Ayo ikutin Gerakan Madura Bermasker, Aksi Madura Bermasker merupakan wujud ikhtiar bersama,” tulis Ra Hasani.

Bupati Bangkalan, Ra Latif berharap agar seluruh masyarakat Bangkalan selalu membiasakan penerapan 5 M protokol kesehatan meliputi mencuci tangan dengan sabun dan air megalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas dan interaksi.

“Jangan mempercayai isu bahwa berobat ke rumah sakit akan di-covid-kan. Apabila ada keluahan, periksakan sedini mungkin. Sebab nantinya terlanjur parah, pengobatannya akan lebih sulit,” harap Ra Latif.  

Dalam situasi Bangkalan darurat Covid-19 ini, Ra Latif juga meminta masyarakat untuk tetap bersikap tenang, sabar, serta tidak bertindak yang menimbulkan kerugian secara pribadi ataupun yang berakibat kepada orang lain.

“Apabila membutuhkan penanganan darurat, melaporlah  kepada aparat pemerintah di lingkungan masing-masing, tetap waspada, lindungi diri sendiri, keluarga, dan orang lain dari penyebaran Covid-19,” pungkas Ra Latif.

Baca juga: Bahaya Dikonsumsi Rokok Tanpa Pita Cukai, Bea Cukai Madiun: Memperjualbelikan Bisa Dijerat Pidana

Hingga Sabtu (19/6/2021), Update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan menunjukkan, total pasien terkonfirmasi positif sejumlah 2.760 orang dan pasien sembuh sebanyak 1.661 orang. SEpat kecamatan; Kota, Arosbaya, Klampis, dan Geger masih bertahan dalam kubangan zona merah atau beresko tinggi penyebaran Covid-19.  

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved