Breaking News:

Berita Lumajang

Cegah Penularan Covid-19, Bupati Lumajang Terbitkan Aturan Pemotongan Hewan Kurban

Setelah mengeluarkan panduan Salat Idul Adha dan takbiran di tengah pandemi, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq juga menerbitkan aturan pemotongan hewan

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/Tony Hermawan
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan 

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Setelah mengeluarkan panduan Salat Idul Adha dan takbiran di tengah pandemi, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq juga menerbitkan aturan pemotongan hewan kurban.

Panduan penyembelihan hewan kurban itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 451/1663/427.1/2021. Dalam SE tersebut Bupati Thoriq meminta kepada panitia kurban agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Hal itu guna meminimalisasi potensi penularan virus.

Pertama, untuk mencegah kerumunan penyembelihan hewan kurban
berlangsung dalam waktu tiga hari yakni pada tanggal 11,12 dan 13 Dzulhijjah.

Dianjurkan pula penyembelihan tidak boleh memakan waktu lama. Penyembelihan hanya diberi waktu 4-5 jam saja.

"Agar waktu yang dibutuhkan setiap hari tidak terlalu lama yaitu 4 sampai 5 jam (antara jam 07.00-12.00)," begitu keterangan Bupati Thoriq dalam SE tersebut.

Dalam Surat Edaran tersebut, disebutkan pula mengenai aturan menjaga jarak serta kebersihan alat yang digunakan untuk memotong hewan kurban. Pemotongan hewan kurban dianjurkan dilaksanakan di area terbuka dan luas.

Saat proses pemotongan petugas juga wajib meminimilasir interaksi kontak fisik. Petugas wajib mengenakan sarung tangan serta masker berlapis untuk mencegah penularan virus.

Usai melaksanakan pemotongan, petugas dilarang mengadakan makan bersama di tempat penyembelihan. Aturan tersebut diberlakukan untuk mencegah penularan virus melalui percikan cairan atau lendir yang dihasilkan oleh saluran pernapasan (droplet).

Baca juga: Raperda Pembentukan Dua Kecamatan Baru di Ponorogo Diusulkan Dicabut

"Kebersihan alat juga harus diperhatikan. Terapkan sistem 1 orang 1 alat. Jika ada kondisi tertentu seorang petugas harus menggunakan alat lain, maka harus dilakukan disinfektan sebelum digunakan.
Lalu lakukan pembersihan area pemotongan dengan disenfektan," bunyi panduan tersebut.

Kumpulan berita Lumajang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved