Breaking News:

OTT KPK di Probolinggo

Warga Paiton Kecewa terhadap Praktik Jual Beli Jabatan yang Diduga Dilakukan Pejabat di Probolinggo

Warga Paiton mengaku kecewa terhadap praktik jual beli jabatan yang diduga dilakukan pejabat di Probolinggo, termasuk bupati dan suaminya.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA
ilustrasi KPK - Warga Paiton Kecewa terhadap Praktik Jual Beli Jabatan yang Diduga Dilakukan Pejabat di Probolinggo. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari beserta suaminya, Hasan Aminuddin ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan jual beli jabatan kepala desa.

Selain keduanya, KPK juga menahan tiga tersangka lain, yakni Camat Krejengan Dody Kurniawan, Camat Paiton Muhamad Ridwan, dan Penjabat Desa Karangren Sumarto.

Mendengar kabar itu, seorang warga Kecamatan Paiton, Faiz Ramadhani mengaku kecewa atas perbuatan yang dilakukan oleh camatnya.

Ia juga tak menyangka bila Muhamad Ridwan turut terseret dalam kasus dugaan jual beli jabatan ini.

"Tentunya, saya sebagai warga kecewa. Tindakan jual beli jabatan tentunya tak patut dilakukan," katanya kepada Tribun Jatim Network, Rabu (1/9/2021).

Ia mengenal Camat Paiton sebagai pribadi yang baik. Muhamad Ridwan sering turun ke lapangan untuk melaksanakan tugas.

"Semoga ke depan tak terjadi kasus serupa. Selain itu, Saya harap semua yang terlibat bisa menjalani proses hukum dengan baik," ungkapnya.

Warga Kecamatan Paiton lain, Aisyah, mengungkapkan keprihatinannya atas kasus yang sedang terjadi di Kabupaten Probolinggo.

Baca juga: Timbul Prihanjoko Jabat Plt Bupati Probolinggo Gantikan Puput, Khofifah Berpesan Segera Lari Kencang

"Saya kaget mendengar berita OTT KPK di Probolinggo. Saya prihatin, tak seharusnya kasus jual beli jabatan terjadi," terangnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan sumber Tribun Jatim Network, ia melihat seorang tersangka berinisial NH masih lalu lalang beraktivitas.

NH sendiri merupakan tersangka sebagai pemberi dalam kasus jual beli jabatan yang belum ditahan oleh KPK.

"Saya masih melihat NH sedang beraktivitas. Saya sempat memandang wajahnya. Saat itu, wajahnya tampak pucat," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved