Berita Jatim
Gubernur Khofifah Optimistis Bendungan Bendo Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Wisata Baru
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya pada Presiden RI Joko Widodo yang hari ini secara langsung
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya pada Presiden RI Joko Widodo yang hari ini secara langsung meresmikan Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo, Selasa (7/9/2021).
Khofifah optimistis dengan bendungan ini maka akan mengangkat kesejahteraan masyarakat khususnya para petani dan akan meningkatkan produktivitas pertanian di Jawa Timur. Sebab dengan adanya bendungan berkapasitas 43 juta meter kubik ini maka akan ada 7.800 hektar sawah yang bisa teraliri.
'Atas nama Pemprov Jatim dan rakyat Jatim kami menghaturkan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi atas diresmikannya Bendungan Bendo di Ponorogo," kata Khofifah. "Tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, utamanya petani sehingga produktivitas pertanian semakin meningkat," tambahnya.
Tidak hanya itu, Khofifah juga menyanpaikan bahwa bendungan ini juga mendatangkan potensi baru bagi Jawa Timur yaitu potensi wisata. Sebab dengan infrastruktur yang begitu moderen dan juga kondisi alam Ponorogo yang instagramabel, bukan tidak mungkin bendungan Bendo ini akan jadi spot wisata baru.
"Keberadaan Bendungan Bendo ini juga dapat menjadi potensi wisata baru, menambah pasokan air baku dan mereduksi banjir sampai 30 persen. Sekali lagi maturnuwun sanget Pak Presiden," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo, Selasa (7/9/2021). Didampingi Menteri PUPR, Kapolri, Gubernur Jawa Timur dan Bupati Ponorogo, Presiden Jokowi meresmikan bendungan yang memiliki kapasitas 43 juta meter kubik air tersebut.
Baca juga: Kasus Pengeroyokan Dua Anggota Pagar Nusa Tuban Masih Buram, Polisi Ungkap Kesulitan Hal Berikut
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Bendungan Bendo ini dibangun menggunakan anggaran sebesar Rp 1,1 trilliun.
Bendungan ini memiliki luas genangan 170 hektar, serta tinggi bendungan 74 meter. Ditegaskan Presiden Jokowi bendungan Bendo ini dibangun dengan tunuan untuk membantu meningkatkan produktivitas petani di kawasan Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya.
"Alhamdulillah siang hari ini Bendungan Bendo sudah selesai sudah rampung dan siap difungsikan," tegas Jokowi.
"Bendungan ini akan menyediakan irigasi untuk 7.800 hektar sawah dan juga untuk pasokan air baku 3.700 liter per detik. Serta bisa mereduksi banjir 31 persen atau 117 meter kubik per detik," tambah Presiden Jokowi.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa di tahun 2021 ini, total akan diresmikan sebanyak 17 bendungan. Sejumlah bendungan yang sudah diresmikan seperti bendungan Tukul di Pacitan, bendungan Tapin di Kalsel, bendungan Napun Gete di NTT, bendungan Sindang Heula di Banten.
Serta juga yang baru saja diresmikan adalah bendungan Kuningan di Jawa Barat serta Bendungan Way Seampung di Lampung. Dan ditambah hari ini peresmian bendungan Bendo di Jawa Timur.
Selanjutnya yang akan diresmikan hingga akhir tahun ada bendungan Pas LOreng, bendungan Karaloi, Bendungan Ladongi, Bendungan Bintang Bano, Bendungan CIawi, bendungan SUkamahi, bendungan Tugu dan Bendungan Gongseng.
"Di tahun 2021 ini telah dan akan diselesaikan 17 bendungan. Artinya nanti produktivitas di bidang pertanian, akan ketambahan air, pasokan air, dan kita harapkan akan meningkatkan produktivitas petani kita," tegas Presiden Jokowi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/gubernur-jawa-timur-khofifah-indar-parawansa-saat-mendampingi-presiden.jpg)